Filter Dokter

dr. Pua Librana, Sp.OG(K)

dr. Pua Librana, Sp.OG(K)

SPESIALIS KEBIDANAN DAN KANDUNGAN

dr. Arviansyah, Sp. B. P. R. E, Subsp. L. B. L. (K)

dr. Arviansyah, Sp. B. P. R. E, Subsp. L. B. L. (K)

SPESIALIS BEDAH PLASTIK

dr. Amukti Wahana, Sp. B, FinaCS, FICS

dr. Amukti Wahana, Sp. B, FinaCS, FICS

SPESIALIS BEDAH UMUM

Registration Online

Daftar Online

Kini mau kontrol / konsultasi ke dokter bisa daftar secara online, tidak perlu daftar ke tempat.

Berita & Info Kesehatan

lebih banyak
Mengapa Sariawan Muncul di Bawah Lidah? Ini Faktor yang Bisa Memicu!
Kesehatan

Mengapa Sariawan Muncul di Bawah Lidah? Ini Faktor yang Bisa Memicu!

Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya! Sariawan di bawah lidah sering menimbulkan rasa perih dan tidak nyaman, terutama saat makan, minum, atau berbicara. Meski umumnya bukan kondisi berbahaya, sariawan yang sering muncul atau sulit sembuh tetap perlu diperhatikan.Ada berbagai faktor yang dapat memicu munculnya sariawan di bawah lidah, mulai dari iritasi ringan hingga kondisi kesehatan tertentu. Kenapa Sariawan Bisa Muncul di Bawah Lidah?Bagian bawah lidah memiliki jaringan yang cukup sensitif sehingga lebih mudah mengalami iritasi atau luka. Ketika lapisan jaringan mulut mengalami gangguan, dapat muncul luka kecil yang terasa nyeri atau perih.Berikut beberapa faktor yang sering menjadi penyebab sariawan di bawah lidah.1. Cedera Ringan pada MulutCedera ringan menjadi salah satu penyebab paling umum sariawan.Luka dapat terjadi karena:Tidak sengaja tergigitMenyikat gigi terlalu kerasTerkena makanan yang keras atau tajamGesekan saat makanCedera kecil ini dapat memicu peradangan dan menyebabkan sariawan.2. Penggunaan Alat GigiBeberapa alat di dalam mulut juga dapat menyebabkan iritasi pada jaringan lidah dan mulut, seperti:Kawat gigiRetainerGigi palsuTambalan gigi yang permukaannya tidak halusGesekan yang terjadi terus-menerus dapat menimbulkan luka dan sariawan.3. Perubahan HormonPerubahan hormon pada wanita dapat meningkatkan risiko sariawan, terutama saat:MenstruasiKehamilanMenopausePerubahan hormon dapat membuat jaringan mulut menjadi lebih sensitif dan mudah mengalami iritasi.4. Paparan Bahan KimiaBeberapa kandungan dalam produk perawatan mulut dapat memicu iritasi pada jaringan mulut.Salah satunya adalah sodium lauryl sulfate (SLS), bahan yang sering ditemukan pada:Pasta gigiObat kumurPada sebagian orang, bahan ini dapat memicu munculnya sariawan.5. Konsumsi Makanan TertentuMakanan yang terlalu pedas, panas, atau asam dapat mengiritasi jaringan mulut dan memicu luka di bawah lidah.Beberapa contoh makanan yang dapat menjadi pemicu antara lain:Makanan pedasJeruk dan makanan asamMakanan atau minuman terlalu panasKonsumsi berlebihan dapat membuat mulut lebih mudah mengalami iritasi.6. Kekurangan NutrisiKurangnya asupan nutrisi tertentu dapat melemahkan lapisan pelindung mulut sehingga lebih mudah terjadi sariawan.Nutrisi yang berperan penting antara lain:Vitamin B3Vitamin B12Vitamin CZat besiAsam folatKarena itu, pola makan bergizi seimbang penting untuk menjaga kesehatan mulut.7. Alergi MakananPada beberapa orang, reaksi alergi terhadap makanan tertentu dapat memicu munculnya sariawan.Makanan yang sering memicu alergi misalnya:SusuTelurMakanan lautJika sariawan sering muncul setelah mengonsumsi makanan tertentu, kondisi ini perlu diperhatikan lebih lanjut.8. Infeksi BakteriInfeksi bakteri tertentu juga dapat berkaitan dengan munculnya sariawan, salah satunya bakteri Helicobacter pylori yang dikenal sebagai penyebab gangguan lambung.Infeksi dapat memengaruhi kondisi kesehatan mulut dan memicu peradangan.9. StresStres dan tekanan emosional dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh menjadi lebih rentan mengalami sariawan.Kurang istirahat dan kelelahan juga dapat memperburuk kondisi ini. Jaga Kesehatan Mulut Sejak DiniMenjaga kebersihan mulut, mengonsumsi makanan bergizi, dan menghindari pemicu iritasi dapat membantu mencegah sariawan muncul kembali.Jangan abaikan sariawan yang terus berulang, karena deteksi dini dan perawatan yang tepat dapat membantu mencegah gangguan kesehatan yang lebih serius. Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

Baca selengkapnya

Tentang Kami

Rumah Sakit Panti Nirmala Malang, didirikan tahun 1920-an berawal dari sebuah poliklinik sederhana bernama Tiong Hwa Ie Sia (THIS). Lokasi Poliklinik pun berpindah pindah. Pertama di Jalan Pecinan (sekarang Jalan Pasar Besar), berpindah ke Jalan Kotalama (sekarang Jalan Kolonel Sugiono), pindah lagi ke Jalan Kidul Pasar (Jalan Kyai Tamin), lalu pindah lagi ke Djagalantram-straat (jalan Sutan Syahrir). Kemudian pindah lagi ke Jalan Klenteng (sekarang Jalan Laksamana Martadinata).Karena kebutuhan pelayanan kesehatan bagi masyarakat semakin meningkat dan untuk memaksimalkan  pelayanan  kesehatan  bagi  masyarakat  bawah, diputuskan  untuk  membeli gudang  kopi  di  JL.  Gudang  garam  no.8  Malang  (sekarang  Jl. Kebalen  Wetan  2 – 8  Malang). Lokasi ini adalah lokasi gedung induk (Unit 1) RS Panti Nirmala sekarang.Perluasan lokasi kembali dilakukan di tahun 1954, bertepatan dengan ulang tahun ke-25 perkumpulan/rumah sakit, dengan penambahan tanah seluas 5.000 m2. Areal ini dimanfaatkan untuk  bangunan  poliklinik  umum,  kebidanan,  penyakit  dalam,  poliklinik  gigi  dan  ruang perawatan.Pada  1  April  1948,  THIS  beroperasi  penuh  dengan  60  tempat  tidur.  Dalam perkembanganya, Rumah  sakit  ini  juga mendapat bantuan  dari  berbagai  pihak,  yakni dari lembaga  supplier  alat-alat  kesehatan  di  Negeri  Belanda,  yaitu  SIMAVI  (Steun  In  Medische Aangelegenheden Voor Inheemschen) serta dari Uskup Malang.Untuk memantapkan eksistensinya, sejak tahun 1961 nama “Tiong Hwa Ie Sia” diganti menjadi “Panti Nirmala”, meskipun tetap berinduk pada perkumpulan Tiong Hwa Ie Sia. Pada  perjalanan  selanjutnya, di  tahun  1980 dibentuklah Yayasan  Rumah  Sakit  Panti Nirmala Malang.Sejak  awal  tahun  1993  Yayasan  mulai  berusaha  dan  mencari  cara  bagaimana Rumah Sakit Panti Nirmala bisa  mengembangkan  diri.  Pembenahan  dan  penelitian  pun  dilakukan  melalui berbagai pembicaraan  dengan  Perdhaki  dan  beberapa  pihak.  Hasilnya  pada  tahap  pertama  diperlukan penelitian  secara  khusus  terhadap  Rumah Sakit Panti Nirmala.  Penelitian  pendahuluan  dilakukan  tanggal 27 Oktober  1994  dan  10 – 11  November  1994. Hasil  penelitian  tersebut, menguraikan  berbagai kelemahan  Rumah Sakit Panti Nirmala  dan  cara – cara  mengatasinya.  Pengurus  Yayasan  pun  segera  melakukan pembenahan  intern dan  menghubungi  berbagai  lembaga  khususnya  yang  bergerak  di bidang kesehatan.Sejalan  dengan  pembenahan  dan  pembangunan  fisik  (gedung)  juga  dilakukan pembenahan  manajemen  Rumah Sakit Panti Nirmala  secara  menyeluruh.  Karena  itu  Yayasan  mendukung sepenuhnya prakarsa jajaran Direksi Rumah Sakit Panti Nirmala untuk melakukan akreditasi Rumah Sakit. Hasilnya, Rumah Sakit Panti Nirmala merupakan rumah sakit swasta yang pertama di Kota dan Kabupaten Malang yang telah terakreditasi pada tahun 1999.Pengurus  Yayasan  Rumah Sakit  Panti  Nirmala  beserta  Direksi  dan  seluruh  staf  dan  karyawan terus  bekerja  keras dalam  mewujudkan  visi  dan  misi Rumah Sakit  Panti  Nirmala, sebagai  rumah  sakit pilihan masyarakat di kota Malang.Dikutip dari tulisan JA Noertjanyo, SH dalam buku 64 tahun Rumah Sakit Panti Nirmala

Baca Selengkapnya

FAQ

Administrasi Pasien Umum / Rekanan Non BPJS KesehatanYang perlu dilakukan dan dibawa pada waktu proses administrasi adalah :Datang langsung ke Rumah Sakit Panti Nirmala untuk pasien Rawat Inap dan melalui telepon untuk pasien poli Rawat Jalan sore hari (Ext. 238)Mendaftar ke tempat pendaftaran pasien(TPP)Sampaikan kepada petugas kami (TPP), jika anda adalah peserta tanggungan dari perusahaan, asuransi, yayasan dllMembawa surat pengantar (rujukan) dari dokterMembawa kartu identitas diri (KTP/SIM)Untuk pasien tanggungan perusahaan, asuransi, yayasan dll yang sudah bekerjasama dengan RSPN wajib menunjukkan :Kartu Asuransi (show card / swipe card)Kartu Perusahaan / kartu pegawaiPastikan kartu anda masih berlakuMembawa surat jaminan asuransi / perusahaaan (jika telah bekerjasama), 1X24 jam untuk kasus gawat daruratPetugas kami akan menghubungi perusahaan anda & akan segera melayani anda setelah mendapatkan konfirmasi dari perusahaanPelayanan di luar plafon tanggungan ditanggung sendiri oleh pasienAdministrasi pasien BPJSUntuk pelayanan kegawatdaruratan langsung dating ke UGD dengan membawa kelengkapan : KTP, Kartu BPJS (asli dan fotokopi)Untuk pelayanan poli spesialis rawat jalan : Datang ke tempat pendaftaran khusus loket BPJS Kesehatan dengan membawa kelengkapan : Surat Rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama (Faskes 1), kartu BPJS Kesehatan & KTP (asli dan fotokopi)

baca selengkapnya

Untuk penyelesaian biaya perawatan di RS Panti Nirmala, pasien / keluarga pasien dimohon ke bagian administrasi rumah sakit di lantai 1 gedung unit II RS Panti Nirmala setelah menerima surat pengantar pasien pulang dari ruang perawatanPembayaran dilakukan di bagian kasir, dengan cara tunai / Debit BCA / Debit Mandiri / Kartu KreditSetelah dinyatakan Lunas oleh petugas kasir, maka pasien / keluarga pasien mendapatkan kwitansi asliKwitansi asli tersebut dibawa ke bagian administrasi rumah sakit untuk mendapatkan perincian biaya perawatan beserta lampirannyaPasien / keluarga pasien kembali ke kantor ruang perawatan dan menunjukkan kwitansi asli kepada perawat untuk mengambil sisa obat dan hasil pemeriksaan lainnya, selanjutnya pasien diperkenankan meninggalkan ruang perawatanPelayanan Administrasi 24 JamUntuk meningkatkan pelayanan Rumah Sakit Panti Nirmala terus memberikan kemudahan kepada customer salah satunya dengan pelayanan administrasi 24 jam dengan berbagai system pembayaran yaitu :TunaiDebit BCADebit MandiriKartu KreditPasien Pulang :Batas waktu pasien pulang pukul 12.00 WIB setiap harinya, silahkan anda menghubungi perawat bila bermaksud pulang setelah pukul 12.00 WIBSetengah biaya kamar akan dikenakan apabila pasien pulang antara pukul 12.00 – 18.00 WIB

baca selengkapnya

Rumah Sakit Panti Nirmala Malang adalah Kawasan Tanpa RokokPenderita tidak diperkenankan :Memakai perhiasanMembawa barang – barang berharga (barang berharga yang hilang bukan menjadi tanggung jawab RS Panti Nirmala)Demi kesehatan putra – putri Anda, anak di bawah usia 10 tahun tidak diperkenankan masuk ke dalam ruang perawatanUntuk ketertiban di ruangan – ruangan RS Panti Nirmala maka :Tidak diperkenankan duduk ditempat tidur kosong / tempat tidur pasien / kursi roda maupun kereta dorongTidak diperkenankan membawa tikar, karpet, kasur / bantal / guling / selimut maupun senjata tajam / senjata apiTidak diperkenankan membuat keributan / berteriak di dalam ruangan perawatanGunakan bel sesuai dengan kebutuhan, 1-2 kali bel, tunggu 3-5 menitUntuk penggunaan telepon RS Panti Nirmala dikenakan biaya extraDimohon memenuhi biaya perawatan / kamar / obat setiap 3 (tiga) hari sekaliBatas waktu pasien pulang pukul 12.00 WIB setiap harinya, bila pasien pulang pukul 12.00 s/d 18.00WIB akan dikenakan seluruh biaya kamar. Bagi pasien yang akan dilakukan tindakan operasi, diminta untuk menitipkan uang muka terlebih dahulu 50% dari total perkiraan biaya

baca selengkapnya

Mitra Kami

avrist
asuransi ABDA
asuransi ACA
asuransi AA
astra life
Adisarana Wanaartha, PT AJ
admedika
AIA
Asih Eka Abadi
Asuransi_Jasa_Indonesia
Asuransi-Jiwa-Manulife-Indonesia
Asuransi-Jiwa-Reliance-Indonesia
Asuransi-Multi-Artha-Guna-Tbk
AXA_Services_Indonesia
bcalife
BNI_Life_Insirance
BPJS_Kesehatan
BPJS_Ketenagakerjaan
BRI_Life
chubb life
CAR
Equity Life Indonesia, PT
FWD_Life
Global_Assistance
Great Eastern Life
halodoc
Jasa_Raharja
Sinar_Mas
kresna
Lippo_General_Insurance
pertamedika
astra
mega insurance
Medika Plaza Klinik
mih
Mitra_Keluarga_Piranti_Sehat
Mitra_Maparya
MNC_Life_Assurance
sinarmas MSIG life
Nayaka_Era_Husada
NTT_Data
owlexa
Pasific_International_Indonesia_Insurance
platinum
Prima Sarana Jasa, PT
prudential
Syntech_Mitra_Integrasi
tafakul
Telkomedika
TPA_ASO_Tirta___E-Tirta_Medical_Center
Tritunggal Mandiri Solusindo (TMS Healthcare)
generali
PT ASSISTAMA INDONESIA (221 ASSIST)
PT ASURANSI ALLIANZ LIFE INDONESIA
PT ASURANSI PERISAI LISTRIK NASIONAL (PLN INSURANCE)
PT ASURANSI RAMAYANA
PT INTEGRITAS SOLUSI MEDIKA (ISOMEDIK)
PT JAVA SMARTINDO
PT MEDILINK DIGITAL MEDIKA
PT PAN PACIFIC INSURANCE
PT PERTA LIFE INSURANCE
PT PRUDENTIAL SHARIALIFE ASSURANCE
PT ZURICH ASURANSI INDONESIA (ADIRA INSURANCE)
PT FULLERTON HEALTH INDONESIA