Artikel Kesehatan

Benarkah Mandi Malam Bisa Menyebabkan Rematik? Ini Penjelasan Medisnya
Kesehatan

Benarkah Mandi Malam Bisa Menyebabkan Rematik? Ini Penjelasan Medisnya

Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Di tengah masyarakat, masih banyak beredar anggapan bahwa mandi malam dapat memicu penyakit rematik. Tak jarang, larangan mandi setelah malam hari disampaikan secara turun-temurun karena diyakini membuat sendi kaku, pegal, bahkan menimbulkan rematik di kemudian hari. Namun, apakah anggapan tersebut benar secara medis? Memahami Apa Itu RematikRematik merupakan istilah umum untuk berbagai penyakit yang menyerang sendi dan jaringan di sekitarnya, salah satunya adalah rheumatoid arthritis. Penyakit ini terjadi akibat gangguan sistem kekebalan tubuh yang menyerang jaringan sendi, sehingga menimbulkan peradangan kronis. Proses terjadinya rematik tidak berkaitan dengan kebiasaan mandi atau paparan air di waktu tertentu, melainkan dipengaruhi oleh faktor internal tubuh seperti genetik, usia, dan kondisi kesehatan tertentu. Mandi Malam dan Rematik: Mitos yang Perlu DiluruskanHingga saat ini, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa mandi malam dapat menyebabkan rematik. Penyakit rematik tidak muncul akibat suhu air atau waktu mandi, melainkan melalui proses biologis yang kompleks di dalam tubuh. Oleh karena itu, anggapan bahwa mandi malam menjadi penyebab langsung rematik termasuk dalam kategori mitos kesehatan. Mengapa Setelah Mandi Malam Tubuh Terasa Pegal?Meski tidak menyebabkan rematik, mandi malam—terutama dengan air dingin—dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada sebagian orang. Hal ini biasanya disebabkan oleh:Penurunan suhu tubuh setelah mandi yang membuat otot terasa kakuKondisi lingkungan yang dingin setelah mandiAdanya gangguan sendi ringan atau masalah otot sebelumnyaRasa pegal atau kaku ini bersifat sementara dan tidak sama dengan penyakit rematik yang bersifat kronis. Tips Agar Tetap Nyaman Saat Mandi di Malam HariBagi Anda yang terbiasa mandi malam, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menjaga kenyamanan tubuh:Gunakan air hangat agar otot lebih rileksSegera mengeringkan tubuh setelah mandiMengenakan pakaian hangatMenghindari mandi terlalu larut saat suhu udara sangat dinginDengan langkah sederhana ini, mandi malam tetap aman dan tidak berdampak buruk bagi kesehatan sendi. Kapan Perlu Memeriksakan Nyeri Sendi ke Dokter?Jika nyeri sendi muncul secara terus-menerus, disertai pembengkakan, kekakuan di pagi hari, atau berlangsung dalam jangka waktu lama, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis. Pemeriksaan dini penting untuk mengetahui penyebab pasti dan mendapatkan penanganan yang tepat. Mandi malam tidak menyebabkan rematik. Penyakit rematik merupakan gangguan kesehatan yang dipengaruhi oleh faktor internal tubuh, bukan kebiasaan mandi di malam hari. Edukasi yang tepat penting agar masyarakat tidak lagi terjebak pada mitos, serta lebih memahami perbedaan antara keluhan sementara dan kondisi medis yang memerlukan penanganan dokter.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adaDR. dr. Winarko Luminturahardjo, Sp.PD, FINASIM, praktek setiap hari Senin, Selasa, Kamis dan Sabtu pukul 09.30 - 12.30 WIB*dr. Wendy Budiawan, Sp.PD, praktek setiap hari Selasa dan Kamis pukul 07.30 - 09.30 WIB*dr. Zahra Safira, Sp.PD, praktek setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat pukul 07.00 - 09.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

Baca selengkapnya
  • Lupa Tapi Wajar, atau Gejala Awal Demensia? Ini Bedanya
    Kesehatan

    Lupa Tapi Wajar, atau Gejala Awal Demensia? Ini Bedanya

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Semua orang pasti pernah merasa lupa nama orang yang baru dikenali, lokasi kunci, atau alur cerita film yang belum selesai ditonton. Namun, ada batas antara lupa yang wajar dan yang mengkhawatirkan karena berkaitan dengan gejala demensia. Lupa yang Masih Diterima Sebagai NormalMenurut dr. Kennia dari Kemenkes, "lupa normal" biasanya berupa:Lupa nama orang yang jarang bertemuLupa sebagian kejadian singkatTerkadang kesulitan mencari kata saat berbicaraBingung sesaat tentang arah tapi tetap mengingat lingkungan sekitarDapat mengingat kembali setelah diingatkan oleh orang lainFaktor-faktor seperti stres, kelelahan, atau kurang tidur bisa memicu lupa jenis ini. Ini adalah respons tubuh terhadap beban pikiran, dan umumnya bersifat sementara. Kapan Lupa Bisa Jadi Tanda Demensia?Sebaliknya, tanda-tanda yang perlu diwaspadai sebagai kemungkinan demensia antara lain:Sering lupa nama orang yang dekat atau sering bertemuKebiasaan mengulang cerita atau pertanyaan dalam waktu singkatBisa tersesat bahkan di rumah sendiriKesulitan membuat keputusan atau melakukan hal-hal rutinBicara jadi lambat, lupa hal penting, dan perubahan suasana hatiKehilangan ketertarikan dalam interaksi sosialDemensia bukan sekadar kehilangan ingatan ia juga memengaruhi cara berpikir, komunikasi, dan pola perilaku sehari-hari. Kasus demensia sering luput dikenali pada tahap awal karena dianggap “pikun biasa” akibat usia. Gaya Hidup Sehat Bisa Memperlambat GejalaBerita baiknya? Gejala demensia bisa diperlambat dengan pola hidup sehat:Rajin berolahragaMenerapkan pola makan seimbangTidur cukupAktif berkomunikasi dan belajar hal baru Kapan Harus ke Dokter?Jika lupa mulai menyulitkan aktivitas sehari-hari atau terjadi perubahan perilaku, segera konsultasikan ke fasilitas kesehatan terdekat. Deteksi dini dan penanganan yang tepat dapat membantu memperlambat perkembangan demensia dan meningkatkan kualitas hidup. Lupa ringan adalah bagian alami dari kehidupan namun lupa terus-menerus yang masuk kategori mengganggu aktivitas atau komunikasi sosial bisa jadi pertanda demensia. Penting untuk bersikap waspada, mengambil langkah awal melalui pemeriksaan, dan mendukung kualitas hidup melalui perawatan yang proaktif dan penuh kehati-hatian.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Neurologi (Saraf) Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Chandra Iwan, Sp.N, praktek setiap hari Senin - Sabtu pukul 11.00 - 14.00 WIB*Dr. dr. Emmy Endang Sulastri, Sp.N, CIPS., FIN, praktek setiap Rabu & Jum’at pukul 16.00 - 18.00 WIB*dr. Endang Ekawati,Sp.N praktek setiap Senin, Selasa & Kamis pukul 09.00 - 14.00 WIB*dr. Dessika Rahmawati, Sp.S(K), praktek setiap Senin & Jum’at pukul 15.00 - 17.00 WIB*dr. Anica Hadi Sp.N, praktek setiap Senin, Selasa & Kamis pukul 10.00 - 12.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Merokok, Bom Waktu untuk Paru: Saat Nikotin Membawa Risiko Kanker Paru
    Kesehatan

    Merokok, Bom Waktu untuk Paru: Saat Nikotin Membawa Risiko Kanker Paru

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Saat menghisap sebatang rokok, sebagian dari kita mungkin hanya berpikir tentang relaksasi sesaat. Namun, setiap hirupan asap itu menyimpan bahaya serius yang dapat memicu kanker paru, pembunuh utama di Indonesia. Rokok: Biang Kerok Sebagian Besar Kasus Kanker ParuMerokok merupakan penyebab utama kanker paru-paru, menyumbang hingga sekitar 80 % kematian akibat penyakit ini. Asap rokok mengandung berbagai zat berbahaya dengan total mencapai puluhan hingga ratusan bahan karsinogenik yang mampu merusak sel paru-paru secara bertahap hingga berubah menjadi kanker. Kerusakan Paru yang Perlahan Menganga Menjadi KankerSaat asap rokok masuk, paru-paru awalnya berupaya memperbaiki kerusakan sel. Namun, paparan terus-menerus membuat proses regenerasi gagal, memicu mutasi sel hingga berkembang menjadi sel kanker yang tidak terkendali. Perokok Pasif Sama RentannyaOrang yang tidak merokok pun bisa terkena kanker paru lewat paparan asap perokok—bahkan risikonya bisa setinggi 25 % lebih tinggi dibanding mereka yang tidak terpapar sama sekali. Manfaat Besar Saat Berhenti MerokokKabar baiknya, berhenti merokok membawa efek positif signifikan. Setelah 10 tahun tanpa rokok, risiko kanker paru-paru bisa turun hingga 50 %. Bahkan setelah 15 tahun, risikonya bisa hampir menyamai orang yang tidak pernah merokok. Mengapa Ini Penting? Mengurangi Risiko Sekarang, Selamatkan Nyawa NantiSetiap batang rokok bukan cuma menggerus kesehatan Anda, tetapi juga menjauhkan kesempatan hidup panjang tanpa penyakit. Meski efek negatif merokok bisa muncul setelah bertahun bahkan dekade berhenti sekarang berarti lebih cepat meraih pemulihan paru dan menurunkan risiko kanker yang semakin tinggi. Merokok adalah faktor risiko paling dominan dalam kanker paru dan konsekuensinya bukan sekadar statistik. Berhenti sekarang adalah langkah nyata untuk memperpanjang hidup. Tidak hanya mengurangi risiko kanker, tapi juga membuka peluang pulihnya kemampuan paru dalam menyaring racun. Bagi perokok aktif maupun orang-orang di sekitarnya yang terpapar asap, ini adalah panggilan untuk bertindak segera dan nyata.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Paru Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Henny Candrawati, M.Kes,Sp.P, praktek setiap hari Rabu & Jum'at pukul 14.00 - 17.00 WIB*dr. Resky Tantular, Sp.P(K), FAPSR, praktek setiap Senin & Jum’at pukul 16.00 - 18.00 WIB*dr. Ngakan Putu Parsama Putra,Sp.P(K), FISR,FAPSR praktek setiap Senin, Rabu & Jum'at pukul 19.00 - 20.00 WIB*dr. Paulus Wibowo, Sp.P, praktek setiap Senin - Jum’at pukul 19.00 - 20.00 WIB*Dr. dr. Jani Jane Rosihaningsih Sugir, Sp.P(K), FISR, FAPSR, praktek setiap Selasa pukul 17.00 - 21.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Bahaya 'Nyeker' di Pasar: Mengintai Risiko Leptospirosis yang Tak Terlihat
    Kesehatan

    Bahaya 'Nyeker' di Pasar: Mengintai Risiko Leptospirosis yang Tak Terlihat

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Berjalan tanpa alas kaki atau nyeker di area seperti pasar tradisional mungkin tampak sepele. Namun, kebiasaan ini bisa membuka pintu masuk bagi penyakit serius, yaitu leptospirosis. Kenapa Pasar Rentan terhadap Leptospirosis?Menurut Kementerian Kesehatan, leptospirosis disebabkan oleh bakteri Leptospira yang umumnya terdapat dalam urin hewan, terutama tikus. Bakteri ini mampu bertahan di lingkungan lembap seperti genangan air, lumpur, atau saluran air di pasar tradisional yang sering dilalui tanpa alas kaki. Cara Penularan pada Orang yang ‘Nyeker’Saat berjalan tanpa alas kaki di area yang tercemar, bakteri Leptospira berpotensi masuk ke tubuh melalui luka kecil atau bahkan kulit yang lembap. Kontak langsung apalagi saat musim hujan meningkatkan risiko penularan secara signifikan. Gejala Awal Leptospirosis yang Harus DiwaspadaiGejala penyakit ini sering mirip flu atau demam berdarah, seperti:Demam tinggi mendadakNyeri otot, terutama di betisKepala pusing, lemasMata merah atau kulit menguning (jaundice)Mual, muntah, dan diareJika tidak ditangani secara cepat, leptospirosis bisa berkembang menjadi kondisi berat, seperti gagal ginjal, meningitis, hingga kematian. Cara Pencegahan Sederhana Namun KrusialBerikut langkah mudah namun efektif untuk melindungi diri:Gunakan alas kaki saat berada di area seperti pasar, terutama yang kotor atau lembap.Tutupi luka kecil dengan plester kedap air sebelum beraktivitas.Cuci kaki dan tangan segera setelah beraktifitas, terutama jika terkena air atau lumpur.Jaga kebersihan lingkungan dengan mengurangi genangan dan meminimalkan tikus di sekitar pasar.Bila muncul gejala setelah kontak dengan area berisiko, segera periksa ke tenaga medis. ‘Nyeker’ di pasar mungkin terasa nyaman, namun risikonya terhadap penyakit serius seperti leptospirosis tidak boleh dianggap remeh. Menjaga kebersihan, menggunakan pelindung sederhana seperti alas kaki, dan cepat tanggap pada gejala mendadak sangat penting untuk melindungi kesehatan.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Umum Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Lilis Lanawati, Sp.DVE, praktek setiap hari Senin,Selasa, Kamis, dan Sabtu pukul 08.00 - 13.00 WIB*dr. Ika Shanti Rosalina, MMRS, praktek setiap hari Rabu pukul 08.00 - 13.00 WIB*dr. Eryanto, praktek setiap hari Jum'at pukul 08.00 - 13.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Jalan Kaki: Langkah Sederhana untuk Jantung yang Lebih Sehat
    Kesehatan

    Jalan Kaki: Langkah Sederhana untuk Jantung yang Lebih Sehat

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Jalan kaki mungkin terlihat sekadar aktivitas ringan. Namun, kebiasaan ini menyimpan manfaat besar bagi kesehatan jantung, mudah dilakukan, dan efektif melindungi organ vital tubuh. Tingkatkan Sirkulasi Darah & Kuatkan JantungBerjalan kaki dapat meningkatkan denyut jantung dan aliran oksigen ke jaringan tubuh. Kondisi ini memperlancar sirkulasi darah dan membantu memperkuat kemampuan pompa jantung. Turunkan Risiko Penyakit JantungStudi menunjukkan bahwa setiap tambahan 1.000 langkah sehari dapat menurunkan risiko penyakit jantung secara signifikan. Bahkan bagi lansia (70+), menambah 500 langkah harian berbanding dengan mengurangi risiko kardiovaskular sebesar hingga 14 %. Pengguna jalan kaki sekitar 4.500 langkah sehari memiliki penurunan risiko hingga 77 %. Kendalikan Tekanan Darah dan KolesterolJalan kaki konsisten turut membantu menurunkan tekanan darah serta kadar kolesterol jahat (LDL), sekaligus meningkatkan kolesterol baik (HDL) dua faktor utama penyakit jantung. Bantu Kontrol Berat BadanAktivitas ringan seperti jalan kaki membakar kalori dan mendukung metabolisme. Menjaganya sebagai kebiasaan harian membantu mempertahankan berat badan ideal, yang secara langsung mendorong kesehatan jantung. Kurangi Stres dan Perbaiki MoodBerjalan kaki memicu pelepasan hormon endorfin, hormon pemicu kebahagiaan alami. Ini tak hanya meredam stres, tapi juga memperkuat kesehatan emosional berkontribusi positif terhadap kondisi jantung secara keseluruhan. Melatih Kebugaran KardiovaskularSaat berjalan, paru-paru dan otot tubuh bekerja lebih intens. Ini meningkatkan kapasitas kardiorespirasi dan stamina poin penting dalam menjaga fungsi jantung yang optimal. Panduan Mudah Memulai Rutinitas Jalan KakiDurasi ideal: Minimal 150 menit per minggu, atau 30 menit sehari selama 5 hari.Mulai perlahan: Jalan santai 5–10 menit, kemudian tingkatkan durasinya seiring waktu.Gunakan pelacak langkah atau target realistis: misalnya 5.000–10.000 langkah harian supaya tetap termotivasi.Manfaatkan kesempatan kecil: seperti berjalan saat istirahat kantor atau menggunakan tangga daripada lift. Jalan kaki adalah olahraga paling terjangkau dan efektif untuk menjaga kesehatan jantung. Dari menjaga sirkulasi darah, menurunkan risiko penyakit, hingga menguatkan jantung dan memperlancar metabolisme manfaatnya besar dan menyeluruh. Mulai sekarang, jadikan berjalan kaki sebagai investasi kesehatan Anda, satu langkah demi satu langkah ke masa depan yang lebih bugar dan kuat.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Umum Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Lilis Lanawati, Sp.DVE, praktek setiap hari Senin,Selasa, Kamis, dan Sabtu pukul 08.00 - 13.00 WIB*dr. Ika Shanti Rosalina, MMRS, praktek setiap hari Rabu pukul 08.00 - 13.00 WIB*dr. Eryanto, praktek setiap hari Jum'at pukul 08.00 - 13.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Psoriasis dan Insomnia: Ketika Gatal Merajai Waktu Tidur
    Kesehatan

    Psoriasis dan Insomnia: Ketika Gatal Merajai Waktu Tidur

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Psoriasis, gangguan kulit kronis yang ditandai dengan bercak merah, bersisik, dan gatal, ternyata tidak hanya mengganggu penampilan. Lebih dari sekadar kulit, kondisi ini juga berdampak pada kualitas tidur—menimbulkan insomnia dan gangguan tidur lainnya. Psoriasis dan Gangguan Tidur: Fakta di Balik StatistikStudi menunjukkan bahwa 25 persen penderita psoriasis mengalami insomnia klinis, berbanding 10,5 persen pada populasi umum. Selain itu, lebih dari separuh pasien mengeluhkan buruknya kualitas tidur, didampingi gejala seperti sleep apnea dan restless legs syndrome (RLS).Dalam analisis meta terbaru, gangguan tidur terbukti lebih umum pada penderita psoriasis—terutama mereka yang juga menderita artritis psoriatik, berusia relatif muda, atau memiliki kondisi psoriasis yang lebih parah. Kini, Ditelusuri Lebih Jauh: Penyebab hingga KomorbiditasnyaAnalisis data dari survei NHANES mengungkap: psoriasis secara signifikan berhubungan dengan kesulitan tidur, tanpa memengaruhi durasi tidur secara keseluruhan. Ini menegaskan pentingnya fokus pada aspek kualitas tidur, bukan hanya lama waktu tidur.Penyebab langsung gangguan tidur pada penderita psoriasis antara lain:Gatal (pruritus), biasanya menjadi pemicu utama yang mengganggu tidur.Nyeri dan kondisi psikologis seperti stres, kecemasan, dan depresi turut memperburuk.Komorbiditas lain, seperti sleep apnea dan RLS, sering muncul bersamaan dengan psoriasis dan semakin memperburuk kualitas tidur. Strategi Meningkatkan Kualitas Tidur Bagi Penderita PsoriasisLangkah yang bisa diupayakan mencakup:Mandi dengan air hangat, bukan panas, lalu segera aplikasikan pelembap—membantu meredakan gatal dan menyiapkan tubuh untuk tidur.Rutin memotong kuku, agar tak tak sengaja menggaruk saat tidur dan memperparah iritasi kulit.Hindari konsumsi kafein malam hari, juga batasi paparan layar elektronik sebelum tidur untuk membantu tubuh rileks.Manajemen stres dan gatal melalui terapi fototerapi, penggunaan topikal sesuai resep dokter, serta gaya hidup sehat seperti diet seimbang dan olahraga ringan.Periksa gangguan tidur terkait, misalnya sleep apnea atau RLS, terutama jika Anda mengalami nyeri sendi atau gangguan pernapasan saat tidur. Psoriasis dan insomnia saling memengaruhi gatal dan nyeri mengganggu tidur, sementara kurang tidur dapat memperparah peradangan di kulit. Oleh karena itu, penanganan menjadi dua arah: atasi psoriasis secara efektif, dan tingkatkan kualitas tidur melalui kebiasaan sehat, pengelolaan stres, serta terapi medis tepat.Diskusikan dengan dokter Anda untuk strategi pengendalian psoriasis yang tak hanya menyembuhkan kulit, tetapi juga mendukung tidur nyenyak dan kualitas hidup yang lebih baik.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Kulit & Kelamin Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Muhammad Reza Rahmatullah Cholis, Sp.DVE, praktek setiap hari Senin-Kamis pukul 10.00 - 12.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Psoriasis Eritroderma: Waspada Kulit Merah Parah yang Bisa Jadi Darurat Medis
    Kesehatan

    Psoriasis Eritroderma: Waspada Kulit Merah Parah yang Bisa Jadi Darurat Medis

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Psoriasis eritroderma adalah bentuk psoriasis yang paling serius dan langka. Kondisi ini dapat menimpa sekitar 1–2 % penderita psoriasis dan ditandai oleh peradangan luas hampir di seluruh permukaan kulit, seringkali menyerupai luka bakar yang memerlukan penanganan segera. Apa Itu Psoriasis Eritroderma?Psoriasis eritroderma (eritrodermik) adalah kondisi di mana kulit mengalami kemerahan dan pengelupasan hebat, mencakup hingga 75–90 % tubuh secara bersamaan. Penyebabnya belum sepenuhnya diketahui, namun diyakini berkaitan dengan gangguan sistem kekebalan tubuh yang memicu reaksi kulit luar biasa. Faktor pemicunya bisa berupa infeksi, stres, penghentian obat sistemik secara tiba-tiba, hingga paparan sinar UV atau zat kimia tertentu. Gejala yang Harus DiwaspadaiKulit merah menyala, mengelupas dalam helaian besar, disertai nyeri dan rasa terbakar.Gatal hebat, pembengkakan ekstrem, dan kerontokan rambut serta perubahan pada kuku.Demam, menggigil, suhu tubuh tidak stabil, detak jantung cepat, dan edema pada pergelangan kaki, kondisi tersebut bila tidak segera ditangani dapat menyebabkan komplikasi serius seperti infeksi, dehidrasi, gagal jantung, pneumonia, hingga sepsis. Diagnosis dan Kapan Harus ke DokterJika kulit memerah luas disertai gejala sistemik seperti demam, instabilitas tekanan darah, atau sesak, segera temui dokter spesialis kulit. Diagnosis umumnya dilakukan melalui riwayat psoriasis sebelumnya, pemeriksaan fisik, dan bila perlu, biopsi kulit untuk memastikan kondisi. Penanganan Medis yang Harus Dilakukan SegeraKondisi ini bisa menjadi keadaan darurat. Perawatan awal mencakup:Stabilkan kondisi medis: koreksi cairan, elektrolit, dan protein tubuh yang hilang, serta jaga suhu tubuh tetap normal.Untuk kasus parah atau tidak stabil, terapi sistemik seperti siklosporin atau infliximab direkomendasikan sebagai lini pertama, sedangkan pada kasus stabil, acitretin dan metotreksat menjadi pilihan.Biologik seperti ustekinumab, ixekizumab, guselkumab, dan infliximab menunjukkan efektivitas pada sejumlah kasus.Terapi topikal hanya digunakan penunjang, seperti salep kortikosteroid potensi sedang, emolien, atau mandi oatmeal hindari tar batubara karena bisa memperburuk kondisi.Fototerapi (sinar UV terkendali) tidak direkomendasikan pada fase akut, tetapi bisa dipertimbangkan untuk pengendalian jangka panjang bila kondisinya sudah stabil. Gaya Hidup sebagai Pendukung TerapiGunakan pelembap secara rutin untuk memperbaiki fungsi pelindung kulit.Terapkan pola makan sehat kaya antiinflamasi, seperti sayur, buah, dan omega‑3.Manajemen stres melalui meditasi atau olahraga ringan penting untuk mencegah pemicu kambuh. KesimpulanPsoriasis eritroderma merupakan bentuk psoriasis serius yang perlu mendapat perhatian medis segera. Peradangan ekstrem di kulit bisa menimbulkan kegagalan iridukas tubuh dan membahayakan nyawa jika tidak ditangani cepat. Jika Anda menduga mengalami gejala ini, jangan tunda konsultasi ke dokter kulit.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Kulit & Kelamin Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Muhammad Reza Rahmatullah Cholis, Sp.DVE, praktek setiap hari Senin-Kamis pukul 10.00 - 12.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Bagaimana Pikiran Bisa Mempengaruhi Produksi ASI
    Kesehatan

    Bagaimana Pikiran Bisa Mempengaruhi Produksi ASI

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Menjadi ibu menyusui bukan hanya urusan fisik, tetapi juga mental. Kenyamanan emosional dan ketenangan pikiran memainkan peran penting dalam keberhasilan menyusui dan produksi Air Susu Ibu (ASI).Efek Stres pada Refleks Let‑Down dan Produksi ASIRefleks let-down adalah proses keluarnya ASI yang dipicu oleh hormon oksitosin. Saat stres, pelepasan oksitosin bisa terganggu—akibatnya aliran ASI melambat atau bahkan tersendat, seperti sedotan yang tersumbat meski isinya cukup. Stres yang terus-menerus juga meningkatkan kadar hormon kortisol, yang diketahui bisa menghambat hormon prolaktin, kunci proses produksi ASI.Hubungan Stres dengan Hormon ASI: Prolaktin & KortisolKortisol yang meningkat akibat tekanan emosi dapat masuk ke dalam ASI. Meski efek langsungnya pada bayi belum sepenuhnya dipahami, beberapa studi menunjukkan adanya potensi dampak terhadap perkembangan emosional si kecil.Prolaktin, hormon yang merangsang produksi ASI, bisa berkurang jika ibu mengalami stres berkepanjangan, mengganggu ketersediaan ASI dan konsistensinya.Dampak Stres pada Komposisi ASIPenelitian menunjukkan bahwa stres psikososial dapat mengubah kandungan lemak, protein, dan laktosa dalam ASI. Ibu dengan stres tinggi cenderung memproduksi ASI dengan kepadatan energi dan komposisi lemak yang berbeda, yang berpotensi mempengaruhi nutrisi bayi.Strategi untuk Mengelola Stres dan Meningkatkan Produksi ASIPerawatan Diri (Self-care) Istirahat cukup, nutrisi seimbang, dan aktivitas relaksasi seperti pernapasan dalam, meditasi, atau jalan santai terbukti membantu menenangkan pikiran dan menjaga ritme menyusui.Kontak Kulit ke Kulit (Skin-to-Skin Contact) Sentuhan langsung mendorong pelepasan oksitosin dan meredam stres ibu, menciptakan ikatan yang memperlancar produksi ASI.Jaga Pola Menyusui Reguler Menyusui atau memompa sesuai kebutuhan bayi adalah sinyal biologis yang memperkuat produksi ASI melalui mekanisme supply-demand alami.Dukungan dan Edukasi Konsultasi dengan konsultan laktasi, berbagi pengalaman dengan ibu lain, dan memahami bahwa persepsi kekurangan ASI sering kali tidak akurat (PIMS) membantu ibu tetap yakin dan tidak menyerah terlalu cepat. Produktivitas ASI sangat dipengaruhi oleh kondisi mental ibu. Stres dan kecemasan bisa menghambat produksi dan menurunkan kualitas ASI. Sebaliknya, ketenangan dan dukungan lingkungan sangat memperkuat proses menyusui.Jika Anda merasa stres menghambat proses menyusui, jangan ragu untuk meminta bantuan professional, karena pikiran yang tenang adalah pondasi ASI yang lancar dan berkualitas.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik obgyn (kandungan) Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Tri Dyah, Sp.A, praktek setiap hari Senin-Sabtu pukul 08.00 - 10.00 WIB*dr. Eileen Erica Mardihato, Sp.A, praktek setiap hari Senin pukul 17.00 - 19.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Cegah Kanker Paru, Ini Langkah Sederhana yang Bisa Dilakukan Sejak Dini
    Kesehatan

    Cegah Kanker Paru, Ini Langkah Sederhana yang Bisa Dilakukan Sejak Dini

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Kanker paru masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi akibat kanker, baik di Indonesia maupun dunia. Namun, sejumlah upaya pencegahan sebenarnya dapat dilakukan sejak dini untuk menurunkan risiko penyakit ini.Dikutip dari, sebagian besar kasus kanker paru terkait langsung dengan kebiasaan merokok. Meski begitu, risiko kanker paru juga mengintai perokok pasif dan mereka yang terpapar zat berbahaya dalam jangka panjang.Berikut ini beberapa langkah pencegahan kanker paru yang dapat diterapkan: 1. Berhenti Merokok dan Hindari Asap RokokMerokok masih menjadi faktor risiko utama kanker paru. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, lebih dari 80 persen kasus kanker paru berkaitan dengan konsumsi tembakau.Bagi perokok aktif, berhenti merokok adalah langkah paling efektif. Risiko kanker paru akan menurun secara signifikan dalam lima tahun setelah berhenti merokok. Sementara itu, perokok pasif juga dianjurkan menghindari paparan asap rokok di lingkungan rumah, tempat kerja, maupun ruang publik. 2. Waspadai Paparan Zat BerbahayaBeberapa zat kimia seperti asbes, arsenik, dan gas radon terbukti dapat meningkatkan risiko kanker paru. Paparan biasanya terjadi di lingkungan kerja seperti konstruksi, pertambangan, atau industri kimia.Bila Anda bekerja di sektor tersebut, penggunaan alat pelindung diri (APD) dan ventilasi udara yang baik sangat disarankan. Di rumah, kadar radon juga perlu diperiksa secara berkala, terutama di wilayah yang rawan kebocoran gas tanah. 3. Perhatikan Kualitas UdaraPolusi udara, baik di luar ruangan maupun dalam rumah, juga berkaitan dengan kanker paru. Partikel halus dari kendaraan bermotor, pembakaran bahan bakar padat, hingga asap dapur bisa memperburuk kondisi paru dalam jangka panjang.Penggunaan masker, ventilasi alami, dan penyaring udara dapat membantu menekan paparan polusi, terutama bagi mereka yang tinggal di kota besar dengan tingkat pencemaran tinggi. 4. Terapkan Gaya Hidup SehatSelain menghindari faktor risiko, menjalani pola hidup sehat juga membantu menjaga kesehatan paru-paru. Beberapa hal yang disarankan antara lain:Konsumsi sayur dan buah yang kaya antioksidanRutin berolahraga minimal 30 menit per hariMenjaga berat badan idealMembatasi konsumsi makanan olahan dan berlemak tinggiBeberapa penelitian menunjukkan, aktivitas fisik yang cukup dapat menurunkan risiko kanker paru hingga 20 persen, bahkan pada perokok. 5. Deteksi Dini untuk Kelompok Risiko TinggiBagi mereka yang memiliki riwayat merokok jangka panjang atau bekerja di lingkungan berisiko tinggi, pemeriksaan rutin menggunakan CT scan dosis rendah bisa menjadi pilihan.Skrining ini mampu mendeteksi kanker paru stadium awal, yang biasanya belum menimbulkan gejala. Dengan penanganan sejak dini, angka harapan hidup pasien pun meningkat secara signifikan. Edukasi dan Kesadaran DiperlukanKampanye edukasi mengenai bahaya merokok dan pentingnya gaya hidup sehat perlu terus digalakkan. Tidak hanya bagi perokok aktif, tetapi juga masyarakat umum yang mungkin belum menyadari besarnya risiko dari paparan asap dan polusi udara.Langkah kecil yang dilakukan hari ini seperti mengurangi rokok, memilih makanan sehat, dan rutin berolahraga bisa membawa dampak besar bagi kesehatan paru di masa depan.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Paru Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Henny Candrawati, M.Kes,Sp.P, praktek setiap hari Rabu & Jum'at pukul 14.00 - 17.00 WIB*dr. Resky Tantular, Sp.P(K), FAPSR, praktek setiap Senin & Jum’at pukul 16.00 - 18.00 WIB*dr. Ngakan Putu Parsama Putra,Sp.P(K), FISR,FAPSR praktek setiap Senin, Rabu & Jum'at pukul 19.00 - 20.00 WIB*dr. Paulus Wibowo, Sp.P, praktek setiap Senin - Jum’at pukul 19.00 - 20.00 WIB*Dr. dr. Jani Jane Rosihaningsih Sugir, Sp.P(K), FISR, FAPSR, praktek setiap Selasa pukul 17.00 - 21.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Panduan Persiapan Menjalani CT Calcium Score
    Kesehatan

    Panduan Persiapan Menjalani CT Calcium Score

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Deteksi dini penyakit jantung kini bisa dilakukan dengan lebih cepat dan akurat melalui pemeriksaan CT Calcium Score. Pemeriksaan ini membantu mengetahui seberapa besar kemungkinan Anda terkena penyakit jantung koroner dengan cara menghitung jumlah kalsium yang menumpuk di dinding pembuluh darah jantung (arteri koroner). Namun, agar hasilnya optimal dan dapat diandalkan, ada beberapa hal penting yang perlu Anda siapkan sebelum menjalani pemeriksaan ini.1. Konsultasi & Informasi AwalSebelum tes, beri tahu dokter mengenai semua obat yang sedang Anda konsumsi.Sampaikan juga apabila Anda hamil, memiliki alergi, atau memiliki kondisi kesehatan khusus seperti gangguan jantung atau hipertensi.2. Puasa & Hindari StimulanPuasa minimal 4 jam sebelum pemeriksaan; hindari makanan, minuman berkafein (kopi, teh, soda), dan rokok.Beberapa fasilitas bahkan menyarankan pantangan kafein dan menghindari aktivitas fisik berat hingga 12 jam sebelumnya.3. Pakaian & PerhiasanKenakan pakaian nyaman dan longgar. Anda kemungkinan diminta berganti ke baju khusus (gown) saat pemeriksaan.Hindari membawa atau kenakan logam seperti perhiasan, kacamata, gigi palsu, atau bra yang mengandung kawat, karena bisa mengganggu kualitas gambar CT.4. Selama PemindaianTunggu di ruang tunggu, lalu Anda akan diminta berbaring di atas meja CT scan.Beberapa titik elektroda (untuk EKG) akan ditempelkan di dada untuk sinkronisasi pemindaian dengan detak jantung.Anda mungkin diminta menahan napas selama beberapa detik saat pengambilan gambar berlangsung.5. Setelah PemeriksaanTidak ada pembatasan khusus setelah CT Calcium Score. Anda bisa kembali ke aktivitas normal serta makan dan minum seperti biasa.Mengapa Penting Dipersiapkan dengan Baik?Persiapan tersebut akan memastikan hasil CT Calcium Score akurat dan bebas gangguan. Tes ini sangat berguna untuk menilai risiko penyakit jantung koroner, terutama jika Anda berusia 40–70 tahun dengan faktor risiko seperti kolesterol tinggi, hipertensi, atau riwayat keluarga penyakit jantungJika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Umum Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, ada·         dr. Lilis Lanawati, praktek setiap hari Senin, Selasa, Kamis dan Sabtu pukul 08.00 - 13.00 WIB*·         dr. Ika Shanti Rosalina, MMRS, praktek setiap hari Rabu pukul 08.00 - 13.00 WIB*·         dr. Eryanto, Praktek setiap hari Jumat pukul 08.00 - 13.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Semua yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Menjalani CT Scan Kepala
    Kesehatan

    Semua yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Menjalani CT Scan Kepala

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!CT scan kepala adalah pemeriksaan medis yang menggabungkan teknologi sinar-X dengan sistem komputer untuk menghasilkan gambar detail dari struktur dalam kepala seperti otak, tulang tengkorak, sinus, hingga rongga mata. Tes ini sangat berguna untuk mendeteksi cedera kepala, tumor, stroke, sinusitis, hidrosefalus, hingga herniasi otak. Persiapan Sebelum PemeriksaanInformasikan Kondisi Medis kepada Dokter Utarakan riwayat penyakit seperti jantung, diabetes, asma, gangguan ginjal hingga alergi atau kondisi kehamilan kepada dokter sebelum prosedur dimulai.Pakaian yang Tepat & Hindari Logam Kenakan pakaian nyaman dan longgar. Lepas seluruh aksesori logam, seperti perhiasan, kacamata, alat bantu dengar, atau bra berkawat, sebab bisa mengganggu hasil gambar pemeriksaan.Puasa Bila Menggunakan Kontras Jika pemeriksaan menggunakan cairan kontras, hindari makan dan minum selama beberapa jam sebelum tes tergantung protokol rumah sakit, durasi bisa mencapai 2–3 jam.Cek Fungsi Ginjal & Riwayat Alergi Bagi pasien yang akan menerima kontras, pemeriksaan fungsi ginjal (seperti creatinine) dan riwayat alergi sangat penting untuk mencegah komplikasi. Prosedur dan Proses PemeriksaanPasien akan diminta berbaring telentang dengan posisi kepala yang akurat dan stabil. Tali atau bantal bantu digunakan untuk memastikan posisi tetap dan minim gerak.Selama pemindaian, teknisi akan memantau Anda melalui interkom. Ketika diperlukan, Anda diminta untuk menahan napas sejenak agar hasil gambar lebih jelas.Proses pemeriksaan umumnya berlangsung cepat sekitar 10–15 menit. Namun, bila menggunakan kontras, waktu bisa sedikit lebih lama. Setelah PemeriksaanLangsung kembali ke aktivitas harian seperti biasa. Jika kontras digunakan, dianjurkan untuk tetap mengonsumsi banyak cairan agar zat kontras cepat dikeluarkan.Hasil pemeriksaan akan diproses oleh radiolog dan dibahas dengan dokter Anda dalam kunjungan selanjutnya. Kalau Tak Pasti atau Cemas...Bagi yang merasa cemas atau takut di ruang tertutup (klaustrofobia), jangan ragu berkonsultasi dengan tenaga medis. Mereka bisa memberikan opsi seperti sedasi ringan atau metode lain untuk membantu Anda tetap tenang selama pemeriksaan. Ringkasan Singkat PersiapanTahapTindakanSebelum PemeriksaanLaporkan kondisi medis lengkap, pakai pakaian bebas logamBila Menggunakan KontrasPuasa beberapa jam, cek fungsi ginjal dan alergiSelama ProsedurPosisikan kepala stabil, ikuti instruksi teknisiSetelah PemeriksaanMinum banyak cairan (jika pakai kontras), aktivitas normalJika Cemas/KlaustrofobiaDiskusikan opsi relaksasi atau sedasi dengan dokterJika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Umum Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, ada·         dr. Lilis Lanawati, praktek setiap hari Senin, Selasa, Kamis dan Sabtu pukul 08.00 - 13.00 WIB*·         dr. Ika Shanti Rosalina, MMRS, praktek setiap hari Rabu pukul 08.00 - 13.00 WIB*·         dr. Eryanto, Praktek setiap hari Jumat pukul 08.00 - 13.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0