Manfaat Puasa bagi Pengidap Hipertensi dan Cara Menjaga Tekanan Darah Stabil
Halo sobat Panti Nirmala!
Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!
Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah salah satu kondisi kesehatan kronis yang sering dijumpai di masyarakat, termasuk di Indonesia. Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan komplikasi lainnya jika tidak dikendalikan dengan baik. Ketika datang bulan puasa, banyak penderita hipertensi bertanya apakah ibadah puasa aman dan apa manfaatnya terhadap tekanan darah. Jawabannya, puasa bisa membawa manfaat bagi penderita hipertensi jika dilakukan dengan perencanaan yang tepat dan pengawasan medis.
Puasa dan Pengaruhnya terhadap Tekanan Darah
Selama berpuasa, tubuh mengalami perubahan metabolik terutama dalam hal pola makan dan waktu asupan cairan. Perubahan ini turut memengaruhi kerja sistem kardiovaskular termasuk tekanan darah. Penelitian dan praktik klinis menunjukkan bahwa puasa dapat berdampak positif pada pengaturan tekanan darah, selama puasa dijalankan dengan cara yang benar dan aman.
Manfaat Puasa bagi Penderita Hipertensi
1. Membantu Menurunkan Tekanan Darah Secara Alami
Puasa dapat membantu menurunkan tekanan darah terutama pada penderita hipertensi ringan hingga sedang. Saat berpuasa, asupan kalori dan garam cenderung berkurang, dan hal ini berdampak positif terhadap tekanan darah. Penurunan kadar natrium dalam tubuh dapat membantu pembuluh darah untuk tidak terlalu bekerja keras memompa darah, sehingga tekanan darah lebih stabil.
2. Menurunkan Berat Badan dan Mengurangi Risiko Penyakit Penyerta
Berpuasa sering kali dikaitkan juga dengan penurunan berat badan jika porsi makan dan jenis makanan yang dikonsumsi lebih sehat. Penurunan berat badan dapat membantu menurunkan tekanan darah karena beban kerja jantung berkurang. Selain itu, pola makan yang lebih sehat selama sahur dan berbuka berpotensi mengurangi risiko penyakit metabolik lain seperti diabetes dan dislipidemia kondisi yang sering menyertai hipertensi.
3. Meningkatkan Sensitivitas Insulin
Puasa juga dapat meningkatkan sensitivitas insulin tubuh, sehingga memudahkan tubuh mengatur gula darah dengan lebih efektif. Karena resistensi insulin dapat memperparah tekanan darah tinggi, peningkatan sensitivitas insulin selama puasa menjadi salah satu manfaat tidak langsung yang membantu penderita hipertensi menjaga kondisi kesehatannya.
Tips Puasa yang Aman bagi Penderita Hipertensi
Agar puasa bukan hanya aman tetapi juga memberi manfaat kesehatan, penderita hipertensi perlu memperhatikan beberapa langkah penting, antara lain:
1. Konsultasi dengan Dokter Sebelum Puasa
Sebelum menjalankan puasa, penderita hipertensi dianjurkan berkonsultasi dengan dokter untuk menilai kondisi tekanan darah, menyesuaikan pengobatan, dan menentukan strategi aman selama puasa.
2. Atur Jadwal Obat dengan Tepat
Dokter dapat menyesuaikan jadwal konsumsi obat antihipertensi agar tetap efektif selama jam puasa tanpa mengurangi efek terapi pada siang hari. Pengaturan ini penting untuk mencegah lonjakan tekanan darah yang tidak terduga.
3. Konsumsi Cairan yang Cukup di Luar Jam Puasa
Dehidrasi dapat meningkatkan tekanan darah. Oleh karena itu, penting untuk memastikan asupan cairan cukup selama waktu berbuka hingga sahur, terutama air putih. Menghindari minuman berkafein dan manis juga membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.
4. Pilih Menu Makanan yang Sehat dan Seimbang
Hindari makanan tinggi garam, gorengan, serta makanan cepat saji karena dapat memicu tekanan darah naik. Sebaliknya, pilih makanan rendah garam, tinggi serat, sayuran, dan protein sehat saat sahur dan berbuka.
5. Lakukan Aktivitas Fisik Ringan dan Istirahat Cukup
Olahraga ringan seperti berjalan kaki setelah berbuka bisa membantu menjaga kebugaran dan mendukung penurunan tekanan darah. Tidur yang cukup juga penting untuk mengatasi kelelahan dan menjaga kestabilan tekanan darah.
Kapan Harus Segera Menghubungi Dokter?
Jika saat berpuasa Anda merasakan gejala yang tidak biasa seperti pusing hebat, nyeri dada, sesak napas, atau detak jantung tidak teratur, segera cari pertolongan medis. Gejala-gejala ini bisa menjadi tanda tekanan darah tidak stabil atau komplikasi yang perlu ditangani segera oleh tenaga kesehatan.
Puasa dapat memberikan manfaat kesehatan bagi penderita hipertensi, terutama dalam membantu menurunkan tekanan darah, mengendalikan berat badan, dan meningkatkan sensitivitas insulin asalkan dijalankan secara aman dan terencana. Konsultasi dengan dokter, pengaturan obat dan asupan cairan, serta pola makan yang sehat menjadi kunci agar puasa membawa manfaat optimal sekaligus menjaga kondisi tekanan darah tetap stabil.
Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417)
*Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktu
Download juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7
Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini
#MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan