Artikel Kesehatan

Jangan Abaikan! Penyakit Jantung Bawaan Bisa Terdeteksi Sejak Bayi
Kesehatan

Jangan Abaikan! Penyakit Jantung Bawaan Bisa Terdeteksi Sejak Bayi

Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Penyakit jantung bawaan (PJB) adalah gangguan bentuk atau fungsi jantung yang terjadi sejak bayi masih dalam kandungan. Kelainan ini dapat melibatkan dinding jantung, katup jantung, pembuluh darah besar yang keluar atau masuk ke jantung, atau kombinasi dari struktur tersebut.Jantung yang sehat berfungsi untuk memompa darah bersih ke seluruh tubuh dan membawa darah kembali untuk dibersihkan. Pada jantung bawaan, aliran darah mungkin tidak mengalir seperti seharusnya, sehingga tubuh dan organ lain bisa tidak mendapatkan pasokan oksigen yang cukup. Bagaimana Penyakit Ini Terjadi?Penyebab pasti penyakit jantung bawaan belum sepenuhnya diketahui, tetapi beberapa faktor yang diduga berperan antara lain:Genetik atau riwayat keluarga dengan penyakit jantung bawaanPaparan zat tertentu saat kehamilan (misalnya beberapa obat, infeksi virus tertentu)Kondisi ibu seperti diabetes atau konsumsi alkohol selama kehamilanFaktor lingkungan lainnya Gejala Umum yang Perlu DiwaspadaiGejala penyakit jantung bawaan pada bayi bisa muncul sejak lahir atau baru terlihat ketika ia bertambah usia. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:·         Napas cepat atau sulit bernapas·         Mudah lelah saat menyusu atau makan·         Pertumbuhan dan kenaikan berat badan lambat·         Kulit, bibir, atau kuku terlihat kebiruan (sianosis)·         Bunyi napas abnormal saat diperiksa dokter·         Pembengkakan pada kaki atau perutGejala yang muncul bisa bervariasi tergantung jenis dan tingkat keparahan kelainan struktural jantungnya. Diagnosa Penyakit Jantung BawaanDeteksi dini sangat penting untuk menentukan penanganan yang tepat. Pemeriksaan yang biasa dilakukan meliputi:·         Pemeriksaan fisik klinis Dokter akan mendengarkan bunyi jantung untuk mencari murmur atau suara abnormal.·         Ekokardiografi (USG jantung) Ini adalah pemeriksaan utama untuk melihat struktur jantung secara real time dan mengetahui tipe kelainan jantung.·         Rontgen dada Untuk melihat ukuran jantung dan kondisi paru-paru.·         Elektrokardiogram (EKG) Untuk memeriksa aktivitas listrik jantung.Melalui kombinasi pemeriksaan ini, dokter dapat menentukan diagnosis dan rencana perawatan yang paling sesuai. Penanganan Berdasarkan Tingkat KeparahanPenanganan penyakit jantung bawaan sangat tergantung pada jenis dan tingkat keparahannya. Beberapa pilihan terapi meliputi:1. Perawatan Non-BedahPada beberapa kasus ringan, pengawasan medis dan obat tertentu dapat membantu memperbaiki aliran darah atau meringankan gejala.2. Intervensi KardiologiBeberapa kelainan dapat diperbaiki dengan prosedur minimal invasif seperti kateterisasi jantung.3. Operasi JantungPada kondisi moderat hingga berat, bedah jantung biasanya diperlukan untuk memperbaiki struktur yang rusak, menutup lubang abnormal, atau merekonstruksi bagian jantung yang tidak berfungsi dengan baik.Penanganan dini dan terintegrasi dapat meningkatkan peluang tumbuh kembang anak dan kualitas hidup jangka panjang. Mengapa Deteksi Dini Itu Penting?Deteksi dan penanganan sejak awal dapat:·         Meningkatkan fungsi jantung secara optimal·         Mencegah komplikasi serius seperti gagal jantung·         Memperbaiki tumbuh kembang anak·         Mengurangi kebutuhan perawatan intensif di kemudian hariOleh karena itu, orang tua dianjurkan melakukan pemeriksaan rutin ke dokter anak atau dokter spesialis jantung pediatrik sejak bayi lahir, terutama bila ada riwayat keluarga dengan masalah jantung bawaan. Panduan Perawatan di RumahSelain intervensi medis, dukungan di rumah sangat membantu pemulihan anak, seperti:·         Memberikan ASI/ nutrisi optimal·         Memantau pertumbuhan dan gejala harian·         Menjaga kebersihan dan imunisasi sesuai jadwal·         Konsultasi berkala dengan tim medis·         Kolaborasi antara orang tua dan tenaga kesehatan berperan besar dalam perjalanan terapi anak. Penyakit jantung bawaan adalah kondisi kompleks yang sudah ada sejak lahir dan memerlukan evaluasi medis sejak dini. Dengan deteksi yang tepat, rencana perawatan yang terarah, serta dukungan medis yang terintegrasi, banyak anak dengan kondisi ini dapat tumbuh dan berkembang lebih baik. Jika Anda memperhatikan tanda-tanda gejala yang mencurigakan pada bayi atau anak, segera konsultasikan ke dokter spesialis jantung atau dokter anak untuk mendapatkan penanganan tepat dan cepat.Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

Baca selengkapnya
  • Jangan Abaikan! Penyakit Jantung Bawaan Bisa Terdeteksi Sejak Bayi
    Kesehatan

    Jangan Abaikan! Penyakit Jantung Bawaan Bisa Terdeteksi Sejak Bayi

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Penyakit jantung bawaan (PJB) adalah gangguan bentuk atau fungsi jantung yang terjadi sejak bayi masih dalam kandungan. Kelainan ini dapat melibatkan dinding jantung, katup jantung, pembuluh darah besar yang keluar atau masuk ke jantung, atau kombinasi dari struktur tersebut.Jantung yang sehat berfungsi untuk memompa darah bersih ke seluruh tubuh dan membawa darah kembali untuk dibersihkan. Pada jantung bawaan, aliran darah mungkin tidak mengalir seperti seharusnya, sehingga tubuh dan organ lain bisa tidak mendapatkan pasokan oksigen yang cukup. Bagaimana Penyakit Ini Terjadi?Penyebab pasti penyakit jantung bawaan belum sepenuhnya diketahui, tetapi beberapa faktor yang diduga berperan antara lain:Genetik atau riwayat keluarga dengan penyakit jantung bawaanPaparan zat tertentu saat kehamilan (misalnya beberapa obat, infeksi virus tertentu)Kondisi ibu seperti diabetes atau konsumsi alkohol selama kehamilanFaktor lingkungan lainnya Gejala Umum yang Perlu DiwaspadaiGejala penyakit jantung bawaan pada bayi bisa muncul sejak lahir atau baru terlihat ketika ia bertambah usia. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:·         Napas cepat atau sulit bernapas·         Mudah lelah saat menyusu atau makan·         Pertumbuhan dan kenaikan berat badan lambat·         Kulit, bibir, atau kuku terlihat kebiruan (sianosis)·         Bunyi napas abnormal saat diperiksa dokter·         Pembengkakan pada kaki atau perutGejala yang muncul bisa bervariasi tergantung jenis dan tingkat keparahan kelainan struktural jantungnya. Diagnosa Penyakit Jantung BawaanDeteksi dini sangat penting untuk menentukan penanganan yang tepat. Pemeriksaan yang biasa dilakukan meliputi:·         Pemeriksaan fisik klinis Dokter akan mendengarkan bunyi jantung untuk mencari murmur atau suara abnormal.·         Ekokardiografi (USG jantung) Ini adalah pemeriksaan utama untuk melihat struktur jantung secara real time dan mengetahui tipe kelainan jantung.·         Rontgen dada Untuk melihat ukuran jantung dan kondisi paru-paru.·         Elektrokardiogram (EKG) Untuk memeriksa aktivitas listrik jantung.Melalui kombinasi pemeriksaan ini, dokter dapat menentukan diagnosis dan rencana perawatan yang paling sesuai. Penanganan Berdasarkan Tingkat KeparahanPenanganan penyakit jantung bawaan sangat tergantung pada jenis dan tingkat keparahannya. Beberapa pilihan terapi meliputi:1. Perawatan Non-BedahPada beberapa kasus ringan, pengawasan medis dan obat tertentu dapat membantu memperbaiki aliran darah atau meringankan gejala.2. Intervensi KardiologiBeberapa kelainan dapat diperbaiki dengan prosedur minimal invasif seperti kateterisasi jantung.3. Operasi JantungPada kondisi moderat hingga berat, bedah jantung biasanya diperlukan untuk memperbaiki struktur yang rusak, menutup lubang abnormal, atau merekonstruksi bagian jantung yang tidak berfungsi dengan baik.Penanganan dini dan terintegrasi dapat meningkatkan peluang tumbuh kembang anak dan kualitas hidup jangka panjang. Mengapa Deteksi Dini Itu Penting?Deteksi dan penanganan sejak awal dapat:·         Meningkatkan fungsi jantung secara optimal·         Mencegah komplikasi serius seperti gagal jantung·         Memperbaiki tumbuh kembang anak·         Mengurangi kebutuhan perawatan intensif di kemudian hariOleh karena itu, orang tua dianjurkan melakukan pemeriksaan rutin ke dokter anak atau dokter spesialis jantung pediatrik sejak bayi lahir, terutama bila ada riwayat keluarga dengan masalah jantung bawaan. Panduan Perawatan di RumahSelain intervensi medis, dukungan di rumah sangat membantu pemulihan anak, seperti:·         Memberikan ASI/ nutrisi optimal·         Memantau pertumbuhan dan gejala harian·         Menjaga kebersihan dan imunisasi sesuai jadwal·         Konsultasi berkala dengan tim medis·         Kolaborasi antara orang tua dan tenaga kesehatan berperan besar dalam perjalanan terapi anak. Penyakit jantung bawaan adalah kondisi kompleks yang sudah ada sejak lahir dan memerlukan evaluasi medis sejak dini. Dengan deteksi yang tepat, rencana perawatan yang terarah, serta dukungan medis yang terintegrasi, banyak anak dengan kondisi ini dapat tumbuh dan berkembang lebih baik. Jika Anda memperhatikan tanda-tanda gejala yang mencurigakan pada bayi atau anak, segera konsultasikan ke dokter spesialis jantung atau dokter anak untuk mendapatkan penanganan tepat dan cepat.Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Langkah Nyata Mengurangi Risiko Kanker Melalui Gaya Hidup Sehat
    Kesehatan

    Langkah Nyata Mengurangi Risiko Kanker Melalui Gaya Hidup Sehat

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Kanker sering kali disebut sebagai penyakit yang kompleks karena dapat muncul di berbagai jaringan tubuh dengan ciri klinis berbeda-beda. Agar penanganan lebih optimal, penting memahami gejala awal yang perlu diwaspadai serta strategi pencegahan yang bisa dilakukan sendiri.Apa Itu Tumor dan Bagaimana Bedanya dengan Kanker?Tumor adalah massa atau benjolan jaringan yang tumbuh tidak normal. Tumor sendiri bisa bersifat jinak maupun ganas:Tumor jinak tidak menyebar dan umumnya tidak mengancam nyawaTumor ganas (kanker) memiliki kemampuan untuk menyusup ke jaringan sekitarnya dan menyebar ke organ lain (metastasis)Diagnosis yang cepat membantu membedakan antara keduanya melalui pemeriksaan medis, termasuk biopsi dan pencitraan medis.Gejala Kanker yang Perlu DiwaspadaiKanker tidak selalu menunjukkan gejala awal yang khas, tetapi beberapa tanda berikut perlu mendapatkan perhatian medis:Benjolan atau massa yang terus membesarPerdarahan yang tidak biasaPenurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskanNyeri yang menetapPerubahan kebiasaan buang air besarKesulitan menelanMunculnya satu atau beberapa gejala tersebut tidak selalu berarti kanker, tetapi perlu evaluasi oleh dokter untuk memastikan diagnosis.Bagaimana Cara Mengurangi Risiko Kanker?Walaupun tidak semua kanker dapat dicegah secara mutlak, sebagian besar kasus dapat diminimalkan dengan menerapkan gaya hidup sehat:Berhenti merokok dan jauhi paparan asap rokokBatasi konsumsi alkoholKonsumsi makanan sehat kaya serat, buah, dan sayuranAktif secara fisikMenjaga berat badan idealVaksinasi terhadap infeksi pemicu kanker seperti HPV dan Hepatitis BUpaya pencegahan ini tidak hanya menurunkan risiko kanker, tetapi juga meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.Peran Skrining Kanker dalam Deteksi DiniSkrining kanker dilakukan pada individu tanpa gejala untuk mendeteksi perubahan prakanker atau kanker dini. Beberapa contoh skrining yang dianjurkan antara lain:Mammografi untuk deteksi kanker payudaraPap smear untuk kanker serviksTes darah atau colonoscopy untuk kanker kolorektalSkrining yang regular sesuai panduan medis dapat membantu menemukan kanker pada stadium awal, sehingga terapi dapat dilakukan lebih cepat dan hasilnya lebih baik.Memahami gejala kanker dan bagaimana cara mengurangi risikonya merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan. Konsultasikan dengan tim medis untuk mendapatkan skrining dan pendekatan pencegahan yang tepat sesuai usia, riwayat keluarga, dan kondisi kesehatan Anda.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adaDR. dr. Winarko Luminturahardjo, Sp.PD, FINASIM, praktek setiap hari Senin, Selasa, Kamis dan Sabtu pukul 09.30 - 12.30 WIB*dr. Wendy Budiawan, Sp.PD, praktek setiap hari Selasa dan Kamis pukul 07.30 - 09.30 WIB*dr. Zahra Safira, Sp.PD, praktek setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat pukul 07.00 - 09.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Kanker: Fakta Dasar yang Wajib Diketahui Pasien dan Keluarga
    Kesehatan

    Kanker: Fakta Dasar yang Wajib Diketahui Pasien dan Keluarga

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Kanker adalah istilah untuk sekelompok penyakit yang terjadi ketika sel-sel tubuh mengalami perubahan genetik sehingga tumbuh tidak terkendali dan menyebar ke jaringan sehat di sekitarnya. Kondisi ini dapat terjadi hampir di semua organ dan jaringan tubuh, mulai dari kulit, payudara, paru-paru, usus, hingga darah. Bagaimana Kanker Terjadi?Kanker dimulai dari sel yang mengalami mutasi DNA. Sel normal memiliki mekanisme pertumbuhan dan kematian yang teratur. Pada kanker, mutasi menyebabkan sel terus membelah dan bertahan hidup lebih lama, sehingga membentuk massa (tumor) yang bisa merusak jaringan di sekitarnya. Apa Penyebab Kanker?Tidak ada satu penyebab tunggal kanker. Penyakit ini biasanya memiliki faktor risiko multifaktorial, termasuk:Faktor genetik atau riwayat keluargaPaparan karsinogen seperti asap rokok dan polusiInfeksi virus tertentu (HPV, Hepatitis B/C)Gaya hidup tidak sehat seperti merokok, konsumsi alkohol, pola makan tidak seimbangUsia yang semakin bertambahFaktor-faktor tersebut dapat memicu mutasi DNA yang akhirnya memunculkan sel kanker. Siapa yang Berisiko Mengalami Kanker?Beberapa kondisi membuat seseorang lebih berisiko terkena kanker:Perokok aktif maupun pasifKonsumsi alkohol berlebihanRiwayat kanker dalam keluargaPaparan radiasi atau bahan kimia berbahayaInfeksi virus pemicu kankerNamun, kanker juga bisa terjadi pada orang yang tidak memiliki faktor risiko yang jelas, sehingga pemeriksaan kesehatan secara berkala sangat penting. Apakah Kanker Menular?Kanker tidak menular seperti penyakit infeksi. Anda tidak bisa tertular kanker melalui sentuhan atau udara. Namun, beberapa virus yang dapat meningkatkan risiko kanker seperti HPV bisa menular melalui kontak tertentu. Pentingnya Deteksi Dini KankerDeteksi dini melalui skrining yang tepat sesuai usia dan risiko (misalnya mammografi untuk payudara, pap smear untuk serviks, atau pemeriksaan usus besar) dapat membantu menemukan kanker pada stadium awal. Pengobatan pada tahap awal secara signifikan meningkatkan keberhasilan terapi dan kualitas hidup pasien. Memahami apa itu kanker, faktor risikonya, serta bagaimana mencegah dan mendeteksinya sejak awal adalah langkah penting dalam upaya menjaga kesehatan. Rumah sakit siap mendukung melalui pemeriksaan skrining, edukasi kesehatan, serta penanganan komprehensif bersama tim medis profesional.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adaDR. dr. Winarko Luminturahardjo, Sp.PD, FINASIM, praktek setiap hari Senin, Selasa, Kamis dan Sabtu pukul 09.30 - 12.30 WIB*dr. Wendy Budiawan, Sp.PD, praktek setiap hari Selasa dan Kamis pukul 07.30 - 09.30 WIB*dr. Zahra Safira, Sp.PD, praktek setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat pukul 07.00 - 09.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Rheumatoid Arthritis: Penyakit Autoimun yang Menyerang Sendi
    Kesehatan

    Rheumatoid Arthritis: Penyakit Autoimun yang Menyerang Sendi

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Apa Itu Rheumatoid Arthritis?Rheumatoid arthritis (RA) adalah penyakit autoimun kronis di mana sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang jaringan tubuh sendiri khususnya lapisan sendi (sinovium) sehingga memicu peradangan, nyeri, pembengkakan, dan kekakuan pada sendi. Tanpa penanganan tepat, proses peradangan ini dapat merusak tulang rawan dan tulang di sekitar sendi serta mengganggu fungsi gerak sehari-hari.Berbeda dengan osteoarthritis yang terjadi akibat “aus” sendi, RA ditandai oleh peradangan sistemik yang tidak hanya memengaruhi persendian tetapi dapat berdampak pada jaringan lain di tubuh seiring waktu. Bagaimana Terjadinya RA?Pada RA, tubuh melakukan reaksi yang seharusnya dilancarkan untuk melawan infeksi, tetapi justru menyerang jaringan sendiri terutama membran yang melapisi sendi. Akibatnya, lapisan ini menebal dan menghasilkan enzim yang bisa mengurai kolagen dan struktur jaringan lain, menyebabkan pembengkakan serta memicu pembentukan jaringan abnormal yang memperparah kerusakan sendi. Gejala Utama Rheumatoid ArthritisRA biasanya berkembang perlahan namun progresif dan memiliki beberapa tanda yang khas:Keluhan SendiNyeri, pembengkakan, dan rasa hangat pada sendiKekakuan sendi, terutama di pagi hari dan berlangsung lebih dari 30 menitNyeri yang semakin terasa saat sendi digerakkanBiasanya terjadi secara simetris pada kedua sisi tubuh misalnya kedua tangan atau kedua pergelangan kakiSendi kecil seperti jari-jari dan pergelangan tangan sering terkena lebih awalKeterbatasan AktivitasPembengkakan dan nyeri dapat membuat aktivitas sehari-hari seperti memegang benda, menulis, atau berjalan menjadi sulit.Gejala SistemikBeberapa pasien juga mengalami:Kelelahan ekstremDemam ringanTurunnya nafsu makan Selain gejala sendi, peradangan kronis dapat memengaruhi organ lain jika tidak ditangani tepat waktu. Siapa yang Berisiko Mengalami RA?Penyebab pasti RA masih belum diketahui, tetapi beberapa faktor risiko yang diidentifikasi meliputi:·         Penyakit autoimun lain dalam keluarga·         Jenis kelamin (lebih sering terjadi pada wanita)·         Usia dewasa hingga lanjut·         Faktor gaya hidup seperti merokok atau paparan polusiWanita dan orang yang lebih tua cenderung memiliki risiko lebih tinggi, dan gejala sering mulai berkembang di usia pertengahan hingga lanjut. Komplikasi yang Perlu DiwaspadaiRA adalah penyakit sistemik: meskipun gejala utamanya pada sendi, kondisi ini dapat memengaruhi bagian tubuh lain jika tidak dikontrol dengan baik, termasuk:Kerusakan jaringan sendi yang permanenKeterbatasan fungsi fisik dan kecacatanKeterlibatan organ lain seperti paru-paru, jantung, mata, dan kulitDampak psikologis seperti penurunan kualitas hidupPencegahan komplikasi dimulai dengan diagnosis dan penanganan sedini mungkin oleh tenaga kesehatan profesional. Kapan Harus Mencari Bantuan Medis?Segera temui dokter jika Anda mengalami:Nyeri sendi persisten lebih dari beberapa mingguPembengkakan sendi yang tidak kunjung membaikKekakuan sendi yang membatasi aktivitas sehari-hari Deteksi dini dan penatalaksanaan yang tepat membantu meminimalkan risiko kerusakan sendi permanen dan meningkatkan hasil jangka panjang. Rheumatoid arthritis adalah penyakit autoimun kronis yang menyebabkan peradangan sendi dan dapat berdampak luas jika tidak ditangani dengan baik. Dengan pengawasan medis yang tepat, kombinasi terapi obat, dan dukungan tim kesehatan, pasien RA dapat mengendalikan gejala yang muncul dan mempertahankan fungsi sendi dalam kehidupan sehari-hari. Diagnosis dini dan pengobatan yang terarah merupakan kunci untuk mencegah kecacatan dan menjaga kualitas hidup.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Istan Irmansyah, Sp.OT (K), praktek setiap hari Senin dan Kamis pukul 16.00 - 18.00 WIB*Dr. dr. Thomas Erwing C.J. Huwae, Sp.OT (K) Hand, praktek setiap hari Rabu pukul 14.00 - 18.00 WIB*dr. Ery Satriawan, Sp.OT, praktek setiap hari Sabtu pukul 07.00 - 11.00 WIB*dr. Maksum Pandeliman, Sp.OT, praktek setiap hari Sabtu pukul 11.00 - 13.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Mitos dan Fakta Seputar Ikan: Gizi Penting yang Sering Disalahpahami
    Kesehatan

    Mitos dan Fakta Seputar Ikan: Gizi Penting yang Sering Disalahpahami

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Ikan merupakan salah satu sumber protein hewani yang kaya nutrisi, namun masih banyak mispersepsi atau mitos seputar ikan yang dapat membuat masyarakat enggan mengonsumsinya. Padahal, ikan memiliki kandungan gizi yang baik bagi kesehatan, terutama untuk pertumbuhan anak, fungsi otak, dan pencegahan berbagai penyakit. Mengapa Ikan Penting bagi Kesehatan?Ikan menyimpan berbagai nutrisi penting seperti protein berkualitas tinggi, vitamin, mineral, serta asam lemak omega-3 yang baik untuk tubuh. Nutrisi tersebut membantu:Pertumbuhan dan perkembangan anakMendukung fungsi otak dan kecerdasanMenjaga kesehatan jantungMembantu fungsi imun tubuhMenyediakan sumber vitamin D dan fosfor yang baik untuk tulang.Oleh karena itu, konsumsi ikan secara teratur menjadi bagian penting dari pola makan sehat keluarga. Mitos Umum tentang Ikan dan FaktanyaMitos 1: Ikan Tidak Sehat dan Bisa Menyebabkan Masalah KesehatanFakta: Ikan sehat dan aman dikonsumsi jika dipilih dan diolah dengan cara yang benar. Justru, kandungan omega-3 dalam ikan berperan dalam menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.Mitos 2: Makan Ikan Bisa Berbahaya bagi JaninBeberapa komunitas masih percaya bahwa mengonsumsi ikan saat hamil berisiko bagi janin. Faktanya, ikan mengandung nutrisi penting untuk perkembangan otak dan saraf janin, khususnya asam lemak omega-3, selama diolah dengan benar dan tidak tercemar.Mitos 3: Ikan Murah Artinya Berkualitas RendahBanyak orang menganggap ikan murah pasti kurang bergizi. Sebenarnya, harga ikan dipengaruhi oleh banyak faktor seperti jenis ikan, musim penangkapan, dan lokasi pasar tetapi tidak selalu mencerminkan kandungan gizinya.Mitos 4: Ikan Beku Selalu Kurang SehatSebaliknya, ikan yang dibekukan segera setelah ditangkap justru dapat mempertahankan kesegaran dan nutrisi lebih baik daripada ikan yang telah disimpan dalam suhu ruang selama lama. Bagaimana Mengonsumsi Ikan dengan Baik dan Benar?Agar manfaat ikan dapat diperoleh secara optimal dan aman, pertimbangkan hal-hal berikut:1. Pilih Ikan yang Segar atau Beku BerkualitasCiri ikan segar biasanya memiliki mata bening, daging kenyal, dan aroma yang netral. Ikan beku yang diproses dengan benar juga aman dan bernutrisi.2. Olah dengan Cara yang SehatMengukus, merebus, atau memanggang ikan adalah cara memasak yang mempertahankan nutrisi, dibandingkan dengan menggoreng terlalu lama yang bisa menambah lemak tidak sehat di luar kandungan alami ikan.3. Variasi Jenis IkanKonsumsilah berbagai jenis ikan seperti ikan laut dan ikan tawar untuk mendapatkan ragam nutrisi berbeda, termasuk protein, omega-3, vitamin, dan mineral.4. Perhatikan Kebersihan dan Keamanan PanganPastikan ikan ditangani secara higienis sebelum dimasak, dan hindari ikan yang menunjukkan tanda-tanda pembusukan. Masyarakat Indonesia dianjurkan untuk menjadikan ikan sebagai bagian dari pola makan sehat karena manfaat gizinya bagi semua umur dari anak-anak hingga lansia, termasuk ibu hamil dan menyusui. Meluruskan mitos-mitos yang salah serta memahami fakta seputar ikan membantu memastikan nutrisi terbaik bagi seluruh keluarga tanpa kekhawatiran yang tidak berdasar.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Gizi Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Ongko Susetia T, MNs, Sp.GK, praktek setiap hari Selasa, Rabu, & Jumat pukul 10.00 - 12.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Aktif Bergerak di Tempat Umum: Pentingnya Perilaku Sehat untuk Cegah Penyakit Tidak Menular
    Kesehatan

    Aktif Bergerak di Tempat Umum: Pentingnya Perilaku Sehat untuk Cegah Penyakit Tidak Menular

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Perubahan gaya hidup yang semakin kurang aktivitas fisik menjadi salah satu faktor pemicu penyakit tidak menular seperti obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan gangguan muskuloskeletal. Untuk itu, Kementerian Kesehatan RI melalui program Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) mengimbau masyarakat untuk aktif bergerak, termasuk saat berada di ruang publik. Aktivitas fisik yang cukup, meski sederhana, dapat membawa dampak besar bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Mengapa Aktif Bergerak itu Penting?Aktivitas fisik tidak hanya membantu menjaga berat badan, tetapi juga membantu:Meningkatkan sirkulasi darahMenguatkan otot dan tulangMemperbaiki metabolisme tubuhMenurunkan risiko penyakit kronis seperti diabetes dan jantungMeningkatkan kualitas tidur dan suasana hatiSayangnya, banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam dalam posisi duduk baik di kantor, transportasi umum, maupun saat menunggu di ruang publik yang secara bertahap berdampak buruk bagi kesehatan jangka panjang. Tips Aktif Bergerak di Tempat UmumBerikut adalah beberapa cara sederhana namun efektif untuk tetap aktif bergerak ketika berada di ruang publik:1. Manfaatkan Tangga, Hindari LiftJika jaraknya memungkinkan, naik tangga kaki daripada lift atau eskalator merupakan latihan ringan yang membantu membakar lebih banyak kalori serta memperkuat otot kaki dan jantung.2. Berdiri dan Jalan Singkat Selama MenungguSaat menunggu antrean atau transportasi umum, gunakan waktu untuk berdiri atau berjalan kecil, daripada duduk atau menunduk menatap layar gadget.3. Peregangan RinganLakukan peregangan otot sederhana setiap beberapa jam, terutama bagi Anda yang bekerja atau menunggu di tempat umum dalam waktu lama. Peregangan dapat membantu mengurangi kekakuan otot serta meningkatkan sirkulasi darah.4. Jalan Kaki Santai Setelah MakanJika memungkinkan, lakukan jalan kaki singkat setelah makan, misalnya di area sekitar kantor, pusat perbelanjaan, atau taman. Kebiasaan ini dapat membantu pencernaan dan mengatur kadar gula darah.5. Gunakan Transportasi AktifJika jaraknya dekat, pertimbangkan untuk berjalan kaki atau bersepeda ke tempat tujuan daripada menggunakan kendaraan bermotor. Aktif Bergerak Tidak Harus BeratAktivitas fisik yang direkomendasikan tidak perlu intens atau berat. Yang penting adalah konsistensi dan keteraturan, seperti:Jalan cepat minimal 30 menit per hariPecah aktivitas menjadi beberapa sesi kecil sepanjang hariLakukan kegiatan yang menyenangkan, seperti berjalan bersama teman atau keluargaAkan lebih optimal jika aktivitas ini menjadi bagian dari rutinitas harian, bukan hanya sesekali. Manfaat Jangka Panjang Aktivitas FisikDengan meningkatkan aktivitas fisik di tempat umum maupun di rumah, manfaat yang dirasakan antara lain:Menurunkan risiko penyakit jantung dan strokeMengendalikan berat badanMeningkatkan sensitivitas insulinMengurangi stres dan kecemasanMeningkatkan kualitas hidup secara keseluruhanAktif bergerak adalah investasi kesehatan jangka panjang yang memberi manfaat besar bagi tubuh dan mental. Aktif bergerak di ruang publik bukan sekadar pilihan gaya hidup, melainkan kebutuhan kesehatan. Kebiasaan kecil seperti memilih tangga, berdiri saat menunggu, melakukan peregangan, atau jalan kaki singkat dapat membantu mencegah penyakit tidak menular dan meningkatkan kualitas hidup. Mari mulai ubah pola hidup dengan bergerak lebih banyak setiap hari langkah kecil bisa memberikan dampak besar bagi kesehatan Anda.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Umum Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Lilis Lanawati, praktek setiap hari Senin,Selasa, Kamis, dan Sabtu pukul 08.00 - 13.00 WIB*dr. Ika Shanti Rosalina, MMRS, praktek setiap hari Rabu pukul 08.00 - 13.00 WIB*dr. Eryanto, praktek setiap hari Jum'at pukul 08.00 - 13.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Waspadai Penyakit Pasca Banjir: Ancaman Kesehatan yang Sering Terabaikan
    Kesehatan

    Waspadai Penyakit Pasca Banjir: Ancaman Kesehatan yang Sering Terabaikan

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Banjir merupakan salah satu bencana alam yang kerap terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Selain menimbulkan kerusakan lingkungan dan infrastruktur, banjir juga membawa risiko serius terhadap kesehatan masyarakat, terutama setelah air surut. Kondisi lingkungan yang lembap, sanitasi terganggu, serta genangan air yang terkontaminasi dapat menjadi media berkembangnya berbagai penyakit.Penyakit yang Sering Muncul Usai BanjirSetelah banjir, sejumlah masalah kesehatan dapat muncul akibat paparan air kotor, tingginya kelembapan, dan sanitasi yang buruk. Berikut beberapa penyakit yang paling sering dilaporkan:1. Diare dan Penyakit Saluran CernaAir genangan yang tercemar dapat menyebabkan kontaminasi makanan dan minuman, sehingga meningkatkan kejadian diare dan gangguan saluran cerna lainnya.2. Demam dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)Kondisi pengungsian yang padat dan udara lembap setelah banjir dapat memicu naiknya kasus demam dan infeksi saluran pernapasan akut.3. Demam Berdarah (DBD)Genangan air sisa banjir menjadi tempat ideal bagi nyamuk Aedes aegypti berkembang biak, yang dapat memperbesar risiko penularan demam berdarah dengue (DBD) di masyarakat.4. LeptospirosisPenyakit yang ditularkan melalui air yang terkontaminasi urine hewan, terutama tikus, juga perlu diwaspadai. Leptospirosis sering muncul pasca banjir karena bakteri Leptospira dapat masuk ke tubuh melalui luka atau membran mukosa.5. Penyakit KulitKontak langsung dengan air banjir yang kotor dan sampah yang terperangkap dapat menyebabkan berbagai masalah kulit, seperti infeksi atau iritasi.Selain itu, banjir juga dapat memperburuk kondisi kesehatan lainnya, seperti penyakit kronis atau gangguan yang telah ada sebelumnya karena penurunan daya tahan tubuh saat kondisi lingkungan tidak bersih. Mengapa Risiko Penyakit Meningkat Pasca Banjir?Pasca banjir, lingkungan cenderung menjadi lembap, fasilitas sanitasi terganggu, dan air bersih menjadi sulit diakses. Situasi ini menciptakan kondisi ideal bagi bakteri, virus, serta vektor penyakit seperti nyamuk dan tikus untuk berkembang. Selain itu, hambatan akses ke layanan kesehatan setelah banjir sering kali memperlambat deteksi dini dan penanganan penyakit secara cepat. Strategi Pencegahan yang EfektifUntuk meminimalkan risiko penyakit setelah banjir, masyarakat disarankan melakukan langkah-langkah berikut:1. Perhatikan Kebersihan LingkunganPastikan lingkungan sekitar bersih dari sampah dan genangan air yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk dan bakteri.2. Gunakan Air BersihHindari konsumsi air yang belum dipastikan aman. Jika perlu, rebus air atau gunakan air kemasan untuk minum dan memasak.3. Lindungi Diri dari Contact dengan Air BanjirSaat membersihkan rumah atau berada di sekitar genangan, gunakan sepatu boots dan sarung tangan untuk mengurangi kontak langsung dengan air kotor.4. Segera Periksakan KesehatanJika mengalami gejala seperti demam, diare, ruam kulit, atau nyeri otot setelah banjir, jangan tunda untuk mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat. Deteksi dan penanganan dini sangat penting untuk mencegah komplikasi.5. Tingkatkan Daya Tahan TubuhKonsumsi makanan bergizi, minum cukup air putih, dan istirahat cukup dapat membantu menjaga sistem imun tetap optimal saat tubuh rentan terhadap bakteri dan virus. Banjir tidak hanya menyebabkan kerusakan fisik pada lingkungan dan rumah tinggal, tetapi juga membawa risiko tinggi terhadap kesehatan masyarakat setelah air surut. Penyakit seperti diare, demam, DBD, leptospirosis, dan gangguan kulit bisa muncul akibat paparan air yang terkontaminasi dan buruknya sanitasi. Dengan penerapan langkah pencegahan yang tepat serta kewaspadaan akan gejala penyakit, kita dapat mengurangi dampak kesehatan pasca banjir.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Umum Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Lilis Lanawati, praktek setiap hari Senin,Selasa, Kamis, dan Sabtu pukul 08.00 - 13.00 WIB*dr. Ika Shanti Rosalina, MMRS, praktek setiap hari Rabu pukul 08.00 - 13.00 WIB*dr. Eryanto, praktek setiap hari Jum'at pukul 08.00 - 13.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Ancaman Serius Merokok bagi Kesehatan Gigi dan Mulut
    Kesehatan

    Ancaman Serius Merokok bagi Kesehatan Gigi dan Mulut

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Kebiasaan merokok selama ini dikenal luas berdampak buruk pada kesehatan paru-paru dan jantung. Namun, banyak orang kurang menyadari bahwa rokok juga membawa risiko serius bagi kesehatan gigi dan mulut. Tidak hanya menyebabkan masalah kosmetik, merokok dapat mengganggu struktur dan fungsi mulut secara keseluruhan, bahkan meningkatkan risiko penyakit berbahaya.1. Kanker Mulut dan Lesi Pra-KankerSalah satu dampak paling serius dari merokok adalah meningkatnya risiko kanker mulut termasuk kanker lidah, bibir, pipi dalam, dan dasar mulut. Zat karsinogen dalam asap rokok dapat merusak sel-sel jaringan mulut dan memicu pertumbuhan sel kanker. Selain itu, merokok juga dapat menyebabkan leukoplakia, yaitu bercak putih di jaringan mulut yang berpotensi menjadi kanker.2. Bau Mulut yang Sulit HilangAsap rokok mengandung zat beracun yang membuat mulut menjadi kering dan memicu pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut yang tak sedap. Kekeringan mulut ini juga memperburuk kebersihan mulut karena saliva cairan yang membantu membersihkan bakteri menjadi berkurang.3. Risiko Sariawan dan Radang MulutMerokok meningkatkan iritasi dan peradangan pada jaringan mulut, sehingga membuat bibir dan selaput lendir lebih rentan mengalami sariawan dan radang mulut. Kondisi mulut yang terus-menerus terpapar zat berbahaya ini dapat membuat luka sulit sembuh dan memperburuk kesehatan jaringan lunak mulut.4. Radang Kelenjar Ludah dan Luka pada Gigi/GusiPaparan zat beracun dalam asap rokok juga dapat menyebabkan radang kelenjar ludah dan gangguan pada struktur gusi. Merokok telah terbukti menghambat aliran darah dan oksigen ke gusi, sehingga memperlambat penyembuhan setelah prosedur gigi seperti pencabutan dan meningkatkan risiko infeksi.5. Napas Tidak Sedap dan Perubahan SuaraKekeringan mulut akibat merokok tidak hanya memicu bau mulut yang berkelanjutan, tetapi juga dapat memengaruhi suara. Rokok mengeringkan tenggorokan sehingga suara bisa menjadi serak atau berat.6. Bibir dan Jaringan Mulut yang RapuhNikotin dan bahan kimia lain dalam rokok dapat mengurangi elastisitas dan kesehatan jaringan bibir, yang membuatnya mudah pecah, bengkak, atau terasa tidak nyaman.6. Dampak Jangka Panjang pada Gigi dan GusiSelain efek-efek di atas, penelitian dan panduan medis juga menunjukkan bahwa merokok secara signifikan meningkatkan risiko:Penumpukan plak dan karang gigi yang lebih cepatPenyakit gusi (gingivitis dan periodontitis)Kerusakan enamel dan pembusukan gigiRisiko kehilangan gigiGangguan penyembuhan setelah perawatan gigi Deteksi Dini dan PencegahanKarena banyak dampak merokok pada mulut berkembang secara bertahap dan tanpa gejala awal yang jelas, penting bagi perokok dan mantan perokok untuk:Rutin melakukan pemeriksaan gigi setiap 6 bulanMemperhatikan tanda-tanda awal seperti luka mulut yang tak kunjung sembuhMenjaga kebersihan mulut dengan menyikat gigi, flossing, dan berkumurBerhenti merokok untuk mengurangi risiko komplikasi kesehatan mulut dan umum lainnya Merokok bukan hanya ancaman bagi paru-paru dan jantung kebiasaan ini juga memberikan dampak sangat serius pada kesehatan gigi dan mulut. Mulai dari bau mulut menahun, sariawan, radang gusi, sampai kanker mulut, semua bisa terjadi akibat paparan bahan berbahaya pada asap rokok. Memahami risiko ini dapat menjadi motivasi penting untuk berhenti merokok dan menjaga kesehatan mulut secara menyeluruh. Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Paru Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Henny Candrawati, M.Kes,Sp.P, praktek setiap hari Rabu & Jum'at pukul 14.00 - 17.00 WIB*dr. Resky Tantular, Sp.P(K), FAPSR, praktek setiap Senin & Jum’at pukul 16.00 - 18.00 WIB*dr. Ngakan Putu Parsama Putra,Sp.P(K), FISR,FAPSR praktek setiap Senin, Rabu & Jum'at pukul 19.00 - 20.00 WIB*dr. Paulus Wibowo, Sp.P, praktek setiap Senin - Jum’at pukul 19.00 - 20.00 WIB*Dr. dr. Jani Jane Rosihaningsih Sugir, Sp.P(K), FISR, FAPSR, praktek setiap Selasa pukul 17.00 - 21.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Tips Keamanan Pangan di Rumah: Cegah Keracunan Makanan untuk Keluarga
    Kesehatan

    Tips Keamanan Pangan di Rumah: Cegah Keracunan Makanan untuk Keluarga

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Keracunan makanan sering kali terjadi bukan hanya di luar rumah tetapi juga di dapur sendiri. Padahal, kasus yang bisa menimbulkan gangguan kesehatan serius ini bisa dicegah dengan langkah sederhana. Penting bagi setiap keluarga memahami cara menangani, mengolah, dan menyimpan makanan dengan benar agar tetap aman dikonsumsi. Berikut ini panduan lengkap yang mudah diterapkan di rumah. Kenali Risiko Keracunan MakananKeracunan makanan dapat disebabkan oleh bakteri, virus, atau toksin yang mencemari makanan. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, namun anak kecil, lansia, dan orang dengan daya tahan tubuh lemah lebih rentan. Gejala umumnya meliputi mual, muntah, diare, sakit perut, hingga demam.Langkah pencegahan yang tepat dimulai dari keamanan pangan di rumah, terutama dalam hal pengolahan dan penyimpanan makanan. 1. Cuci Tangan dan Peralatan dengan BersihLangkah paling awal dan penting adalah mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah menyiapkan makanan. Tangan yang bersih dapat mencegah penyebaran kuman dari permukaan atau makanan mentah ke makanan yang sudah siap santap.Selain tangan, pastikan peralatan seperti talenan, pisau, piring, dan wadah juga dicuci bersih. Bakteri dari daging atau sayuran mentah dapat berpindah jika peralatan tidak dibersihkan dengan benar. 2. Pisahkan Makanan Mentah dan MatangSalah satu penyebab keracunan adalah kontaminasi silang kondisi dimana bakteri dari bahan mentah berpindah ke makanan yang sudah matang. Untuk mencegahnya:Gunakan talenan berbeda untuk daging mentah dan sayuranSimpan bahan mentah terpisah dari makanan siap sajiDengan memisahkan bahan mentah dan matang, risiko pencemaran makanan dapat diminimalkan. 3. Masak Makanan Hingga Matang SempurnaMemastikan makanan matang secara merata merupakan kunci dari keamanan pangan. Bakteri, virus, dan parasit umumnya mati pada suhu tinggi. Oleh karena itu, makanan seperti daging, ayam, dan ikan harus dimasak hingga bagian dalamnya benar-benar matang.Apabila menggunakan thermometer makanan, suhu aman untuk daging merah adalah sekitar 63 °C, ayam 74 °C, dan ikan 63 °C sebelum dianggap aman dikonsumsi. 4. Simpan Makanan di Tempat yang TepatPenyimpanan yang salah dapat mempercepat pertumbuhan bakteri:Simpan makanan yang mudah rusak di kulkas atau freezerJangan biarkan makanan matang berada di suhu ruang lebih dari 2 jamSetelah dimasak, bungkus dan simpan sisa makanan dalam wadah tertutupMakanan yang dibiarkan terlalu lama di luar dapat menjadi media berkembang biak bakteri, yang bisa menyebabkan keracunan saat dikonsumsi. 5. Perhatikan Kebersihan Air Minum dan Bahan MentahAir yang digunakan untuk memasak atau diminum sebaiknya bersih dan aman. Air yang tercemar dapat membawa kuman ke dalam makanan atau minuman Anda. Selain itu, pilih bahan mentah yang segar dan masih dalam kondisi baik untuk mengurangi risiko pencemaran bakteri. 6. Kenali Tanda Makanan Tidak AmanBeberapa indikasi makanan yang mungkin sudah tidak aman dikonsumsi antara lain:Bau yang tidak sedapWarna atau tekstur berubahMuncul lendir atau jamurJika menemukan ciri-ciri tersebut, jangan ragu untuk membuang makanan tersebut demi mencegah risiko gangguan pencernaan. Menjaga keamanan pangan di rumah bukan hal yang rumit. Dengan langkah sederhana seperti mencuci tangan, memisahkan bahan makanan mentah dan matang, memasak hingga matang, serta menyimpan makanan dengan benar, keluarga Anda dapat terhindar dari risiko keracunan makanan. Edukasi dan kebiasaan baik ini sangat penting demi kesehatan keluarga dalam jangka panjang.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Gizi Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Ongko Susetia T, MNs, Sp.GK, praktek setiap hari Selasa, Rabu, & Jumat pukul 10.00 - 12.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Berapa Banyak Air Putih yang Dibutuhkan Tubuh Setiap Hari?
    Kesehatan

    Berapa Banyak Air Putih yang Dibutuhkan Tubuh Setiap Hari?

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Air merupakan salah satu komponen penting bagi tubuh manusia. Tanpa asupan air yang cukup, fungsi organ tubuh dapat terganggu, sehingga kesehatan secara keseluruhan berpotensi turun. Meski terlihat sederhana, minum air putih dengan jumlah yang tepat memiliki dampak besar bagi kondisi fisik, konsentrasi, pencernaan, hingga metabolisme tubuh Anda. Lalu, berapa banyak air putih yang ideal untuk diminum setiap hari? Mari kita bahas berdasarkan panduan kesehatan resmi. Mengapa Tubuh Kita Butuh Air?Air berperan dalam hampir semua proses biologis dalam tubuh, termasuk:Menjaga suhu tubuh tetap stabilMembantu proses pencernaan dan penyerapan nutrisiMelancarkan peredaran darah dan fungsi organMembantu pengeluaran sisa metabolisme melalui urin dan keringatKarena perannya yang begitu penting, kekurangan cairan tubuh bisa menyebabkan dehidrasi, yang ditandai dengan rasa haus ekstrem, pusing, lemas, hingga gangguan fungsi organ bila tidak segera diatasi. Berapa Banyak Air Putih yang Dibutuhkan per Hari?Tidak ada satu angka baku yang berlaku untuk semua orang, karena kebutuhan air tergantung pada usia, jenis kelamin, aktivitas fisik, iklim, dan kondisi kesehatan masing-masing individu. Namun, berdasarkan panduan kesehatan, konsumsi air minum yang sering disarankan adalah:Pria dewasa: sekitar 3,7 liter per hariWanita dewasa: sekitar 2,7 liter per hariJumlah tersebut mencakup semua sumber cairan yang berasal dari minuman maupun makanan yang kita konsumsi setiap hari. Air dari buah dan sayur juga turut menyumbang kebutuhan cairan tubuh. Kapan Kebutuhan Air Bisa Meningkat?Beberapa kondisi dan situasi dapat membuat kebutuhan air sehari-hari meningkat, antara lain:Aktivitas fisik yang intensCuaca panas atau lembapDemam, diare, atau muntahKondisi kesehatan tertentu seperti infeksi atau penyakit yang menyebabkan kehilangan cairan lebih cepatPada kondisi tersebut, sangat penting untuk menambah konsumsi air putih agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Cara Mengenali Tanda Tubuh Kekurangan AirDehidrasi ringan sampai sedang bisa dikenali melalui beberapa gejala berikut:Rasa haus berlebihanWarna urin gelapMulut keringPusing atau lelahJarangnya buang air kecilJika tanda-tanda ini muncul, segeralah memperbanyak minum air dan jika perlu konsultasikan dengan tenaga medis bila gejala tidak membaik. Tips Praktis untuk Mencukupi Kebutuhan AirAgar kebutuhan cairan tubuh terpenuhi, berikut beberapa tips sederhana yang bisa diterapkan:Bawa botol air minum setiap hari, terutama saat beraktivitas di luar rumah.Minum secara berkala, jangan menunggu rasa haus datang.Konsumsi buah dan sayur yang banyak mengandung air, seperti semangka, melon, dan timun.Tambahkan pengingat minum pada ponsel untuk membantu rutinitas hidrasi harian. Kebutuhan air minum setiap hari bervariasi tergantung individu, namun secara umum orang dewasa dianjurkan mengonsumsi sekitar 3,7 liter untuk pria dan 2,7 liter untuk wanita dari semua sumber cairan. Memenuhi kebutuhan cairan sangat penting bagi fungsi tubuh dan kesehatan secara keseluruhan. Dengan memperhatikan asupan air putih dan mengenali tanda dehidrasi, Anda dapat membantu tubuh tetap optimal dalam beraktivitas setiap hari.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Umum Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Lilis Lanawati, praktek setiap hari Senin,Selasa, Kamis, dan Sabtu pukul 08.00 - 13.00 WIB*dr. Ika Shanti Rosalina, MMRS, praktek setiap hari Rabu pukul 08.00 - 13.00 WIB*dr. Eryanto, praktek setiap hari Jum'at pukul 08.00 - 13.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0