Artikel Kesehatan
-
KesehatanJangan Anggap Sepele! Dampak Rokok Lebih Besar dari yang Kamu Kira
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya! Merokok sering dianggap sebagai kebiasaan biasa atau cara untuk mengurangi stres. Padahal, dampak rokok jauh lebih besar dari yang terlihat. Tidak hanya merusak kesehatan, rokok juga dapat memengaruhi kondisi sosial, ekonomi, hingga kesehatan mental seseorang.Bahayanya pun tidak hanya dirasakan oleh perokok aktif, tetapi juga orang-orang di sekitarnya yang ikut terpapar asap rokok. Dampak Rokok terhadap KesehatanRokok mengandung berbagai zat berbahaya yang dapat merusak tubuh secara perlahan. Kebiasaan merokok meningkatkan risiko berbagai penyakit serius, seperti: Penyakit Jantung dan StrokeZat kimia dalam rokok dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan tekanan darah sehingga risiko penyakit jantung dan stroke menjadi lebih tinggi. Gangguan PernapasanMerokok juga dapat menyebabkan gangguan pada paru-paru, seperti:Bronkitis kronisPenyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK)Penurunan fungsi paruPerokok biasanya lebih mudah mengalami batuk kronis dan sesak napas.KankerKebiasaan merokok berkaitan dengan meningkatnya risiko berbagai jenis kanker, terutama:Kanker paru-paruKanker mulutKanker tenggorokanKanker saluran pernapasan lainnya Gangguan Kehamilan dan Organ TubuhPada ibu hamil, paparan rokok dapat meningkatkan risiko gangguan pada janin. Selain itu, rokok juga dapat merusak berbagai organ tubuh secara bertahap.Dalam jangka panjang, merokok dapat menurunkan kualitas hidup dan meningkatkan risiko kematian dini. Dampak Sosial dari Kebiasaan MerokokAsap rokok tidak hanya berbahaya bagi perokok, tetapi juga bagi orang di sekitarnya.Membahayakan Perokok PasifOrang yang sering menghirup asap rokok juga memiliki risiko terkena penyakit, meski tidak merokok secara langsung.Kelompok yang paling rentan antara lain:Anak-anakIbu hamilLansia Memengaruhi Lingkungan SekitarKebiasaan merokok juga dapat membuat anak dan remaja menganggap rokok sebagai hal biasa sehingga meningkatkan risiko mereka ikut mencoba merokok.Selain itu, asap rokok dapat mengganggu kenyamanan orang lain di lingkungan rumah maupun tempat umum. Dampak PsikologisNikotin dalam rokok dapat menyebabkan kecanduan sehingga membuat seseorang sulit berhenti merokok.Selain itu, kebiasaan merokok juga dapat:Memicu rasa cemas dan stresMenurunkan rasa percaya diriMenjadi pelarian sementara dari masalahPadahal, rokok bukan solusi jangka panjang untuk mengatasi tekanan emosional. Berhenti Merokok adalah Investasi untuk Masa DepanBerhenti merokok memang tidak selalu mudah, tetapi manfaatnya sangat besar bagi kesehatan dan kualitas hidup.Beberapa manfaat yang bisa dirasakan setelah berhenti merokok antara lain:Napas terasa lebih legaRisiko penyakit menurunTubuh lebih bugarPengeluaran lebih hematKualitas hidup meningkatSelain melindungi diri sendiri, berhenti merokok juga membantu menjaga kesehatan keluarga dan orang-orang di sekitar.Mulai Langkah Kecil Hari IniMerokok bukan hanya berdampak pada paru-paru, tetapi juga memengaruhi banyak aspek kehidupan. Semakin cepat berhenti, semakin besar manfaat yang bisa dirasakan tubuh.Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan
-
KesehatanMengapa Sariawan Muncul di Bawah Lidah? Ini Faktor yang Bisa Memicu!
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya! Sariawan di bawah lidah sering menimbulkan rasa perih dan tidak nyaman, terutama saat makan, minum, atau berbicara. Meski umumnya bukan kondisi berbahaya, sariawan yang sering muncul atau sulit sembuh tetap perlu diperhatikan.Ada berbagai faktor yang dapat memicu munculnya sariawan di bawah lidah, mulai dari iritasi ringan hingga kondisi kesehatan tertentu. Kenapa Sariawan Bisa Muncul di Bawah Lidah?Bagian bawah lidah memiliki jaringan yang cukup sensitif sehingga lebih mudah mengalami iritasi atau luka. Ketika lapisan jaringan mulut mengalami gangguan, dapat muncul luka kecil yang terasa nyeri atau perih.Berikut beberapa faktor yang sering menjadi penyebab sariawan di bawah lidah.1. Cedera Ringan pada MulutCedera ringan menjadi salah satu penyebab paling umum sariawan.Luka dapat terjadi karena:Tidak sengaja tergigitMenyikat gigi terlalu kerasTerkena makanan yang keras atau tajamGesekan saat makanCedera kecil ini dapat memicu peradangan dan menyebabkan sariawan.2. Penggunaan Alat GigiBeberapa alat di dalam mulut juga dapat menyebabkan iritasi pada jaringan lidah dan mulut, seperti:Kawat gigiRetainerGigi palsuTambalan gigi yang permukaannya tidak halusGesekan yang terjadi terus-menerus dapat menimbulkan luka dan sariawan.3. Perubahan HormonPerubahan hormon pada wanita dapat meningkatkan risiko sariawan, terutama saat:MenstruasiKehamilanMenopausePerubahan hormon dapat membuat jaringan mulut menjadi lebih sensitif dan mudah mengalami iritasi.4. Paparan Bahan KimiaBeberapa kandungan dalam produk perawatan mulut dapat memicu iritasi pada jaringan mulut.Salah satunya adalah sodium lauryl sulfate (SLS), bahan yang sering ditemukan pada:Pasta gigiObat kumurPada sebagian orang, bahan ini dapat memicu munculnya sariawan.5. Konsumsi Makanan TertentuMakanan yang terlalu pedas, panas, atau asam dapat mengiritasi jaringan mulut dan memicu luka di bawah lidah.Beberapa contoh makanan yang dapat menjadi pemicu antara lain:Makanan pedasJeruk dan makanan asamMakanan atau minuman terlalu panasKonsumsi berlebihan dapat membuat mulut lebih mudah mengalami iritasi.6. Kekurangan NutrisiKurangnya asupan nutrisi tertentu dapat melemahkan lapisan pelindung mulut sehingga lebih mudah terjadi sariawan.Nutrisi yang berperan penting antara lain:Vitamin B3Vitamin B12Vitamin CZat besiAsam folatKarena itu, pola makan bergizi seimbang penting untuk menjaga kesehatan mulut.7. Alergi MakananPada beberapa orang, reaksi alergi terhadap makanan tertentu dapat memicu munculnya sariawan.Makanan yang sering memicu alergi misalnya:SusuTelurMakanan lautJika sariawan sering muncul setelah mengonsumsi makanan tertentu, kondisi ini perlu diperhatikan lebih lanjut.8. Infeksi BakteriInfeksi bakteri tertentu juga dapat berkaitan dengan munculnya sariawan, salah satunya bakteri Helicobacter pylori yang dikenal sebagai penyebab gangguan lambung.Infeksi dapat memengaruhi kondisi kesehatan mulut dan memicu peradangan.9. StresStres dan tekanan emosional dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh menjadi lebih rentan mengalami sariawan.Kurang istirahat dan kelelahan juga dapat memperburuk kondisi ini. Jaga Kesehatan Mulut Sejak DiniMenjaga kebersihan mulut, mengonsumsi makanan bergizi, dan menghindari pemicu iritasi dapat membantu mencegah sariawan muncul kembali.Jangan abaikan sariawan yang terus berulang, karena deteksi dini dan perawatan yang tepat dapat membantu mencegah gangguan kesehatan yang lebih serius. Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan
-
KesehatanCegah Hepatitis Sejak Dini: Terapkan Hidup Bersih dan Sehat Setiap Hari
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya! Hepatitis merupakan peradangan pada hati yang dapat disebabkan oleh infeksi virus, pola hidup tidak sehat, maupun faktor lainnya. Penyakit ini perlu diwaspadai karena dapat berkembang menjadi gangguan hati yang serius jika tidak dicegah dan ditangani dengan baik.Selain melalui imunisasi, pencegahan hepatitis juga dapat dilakukan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara rutin dapat membantu mengurangi risiko penularan dan menjaga kesehatan hati. Apa Itu Hepatitis?Hepatitis adalah kondisi peradangan pada organ hati. Beberapa jenis hepatitis disebabkan oleh virus, seperti:Hepatitis AHepatitis BHepatitis CHepatitis DHepatitis EPenularannya dapat terjadi melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi, kontak dengan darah atau cairan tubuh, hingga penggunaan alat pribadi secara bergantian.Gejala hepatitis dapat berupa:Mudah lelahMual dan muntahNyeri perutKulit dan mata menguningUrine berwarna gelapNafsu makan menurunPada beberapa kasus, hepatitis juga bisa muncul tanpa gejala sehingga sering tidak disadari. Cara Mencegah Hepatitis Sejak Dini1. Jaga Kebersihan DiriMencuci tangan dengan sabun dan air mengalir merupakan langkah sederhana tetapi sangat penting untuk membantu mencegah penularan hepatitis, terutama hepatitis A dan E.Biasakan mencuci tangan:Sebelum makanSetelah dari toiletSetelah beraktivitas di luar rumahSebelum mengolah makananKebiasaan ini membantu mengurangi risiko masuknya kuman dan virus ke dalam tubuh.2. Konsumsi Makanan yang AmanMakanan yang tidak higienis dapat menjadi salah satu sumber penularan hepatitis.Beberapa hal yang perlu diperhatikan:Cuci bahan makanan hingga bersih sebelum dimasakPastikan makanan dimasak matang sempurnaHindari makanan mentah yang kebersihannya tidak terjaminGunakan air bersih untuk memasak dan minumPola konsumsi yang aman membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan dan hati.3. Perhatikan Kebersihan LingkunganLingkungan yang bersih membantu mengurangi risiko penyebaran berbagai penyakit, termasuk hepatitis.Pastikan untuk:Menjaga kebersihan rumahMengelola sampah dengan baikMenggunakan sumber air yang bersihMenjaga kebersihan kamar mandi dan dapurLingkungan yang sehat mendukung kesehatan seluruh anggota keluarga.4. Terapkan Pola Hidup SehatMenjaga daya tahan tubuh juga penting untuk membantu tubuh melawan infeksi.Beberapa langkah yang dapat dilakukan:Konsumsi makanan bergizi seimbangRutin berolahragaTidur dan istirahat yang cukupKelola stres dengan baikTubuh yang sehat membantu fungsi organ hati tetap optimal.5. Hindari Berbagi Barang PribadiBeberapa jenis hepatitis dapat menular melalui darah atau cairan tubuh. Karena itu, hindari menggunakan barang pribadi secara bergantian, seperti:Sikat gigiAlat cukurJarum suntikAlat tindik atau tato yang tidak sterilKebiasaan ini membantu mengurangi risiko penularan hepatitis B dan C.6. Hindari Kebiasaan BerisikoKonsumsi alkohol berlebihan dan penggunaan obat atau narkoba tanpa pengawasan dapat merusak hati dan meningkatkan risiko hepatitis.Menjaga pola hidup sehat dan menghindari kebiasaan berisiko menjadi langkah penting untuk melindungi kesehatan hati dalam jangka panjang. Mulai dari Kebiasaan SederhanaHepatitis dapat dicegah dengan langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten setiap hari. Menjaga kebersihan, mengonsumsi makanan sehat, dan menerapkan pola hidup sehat bukan hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga membantu menjaga kesehatan orang-orang di sekitar kita. Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan
-
KesehatanLansia Tetap Aktif dan Bugar: Pilihan Aktivitas Fisik yang Aman dan Menyenangkan
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Memasuki usia lanjut bukan berarti harus berhenti aktif bergerak. Justru, aktivitas fisik yang rutin dan sesuai kemampuan sangat penting untuk membantu lansia menjaga kesehatan tubuh, kebugaran, serta kualitas hidup sehari-hari.Tetap aktif dapat membantu lansia merasa lebih sehat, mandiri, dan nyaman menjalani aktivitas. Selain baik untuk fisik, olahraga juga membantu menjaga suasana hati dan kesehatan mental. Kenapa Lansia Perlu Tetap Aktif?Seiring bertambahnya usia, fungsi tubuh secara alami akan mengalami penurunan, seperti:Otot menjadi lebih lemahSendi terasa kakuKeseimbangan tubuh menurunRisiko penyakit kronis meningkatKarena itu, aktivitas fisik membantu menjaga tubuh tetap kuat dan mencegah penurunan fungsi tubuh terjadi lebih cepat.Manfaat olahraga rutin bagi lansia antara lain:Menjaga kesehatan jantungMemperkuat otot dan tulangMelancarkan peredaran darahMenjaga keseimbangan tubuhMengurangi risiko jatuhMembantu menjaga berat badanMeningkatkan kualitas tidur dan suasana hati Pilihan Aktivitas Fisik yang Aman untuk Lansia1. Jalan SantaiJalan santai menjadi salah satu aktivitas paling mudah dan aman dilakukan lansia. Aktivitas ini dapat membantu:Meningkatkan staminaMembakar kaloriMenjaga kesehatan jantungMelancarkan sirkulasi darahJalan santai bisa dilakukan di pagi atau sore hari dengan durasi yang disesuaikan kondisi tubuh.2. BersepedaBersepeda termasuk olahraga ringan yang baik untuk kesehatan sendi dan otot. Aktivitas ini juga membantu menjaga kesehatan jantung dan meningkatkan kebugaran tubuh.Namun, keamanan tetap perlu diperhatikan, seperti:Menggunakan sepeda yang nyamanMemilih jalur yang amanMenggunakan pelindung bila diperlukanTidak memaksakan diri jika tubuh lelah3. Dansa atau SenamSenam dan dansa dapat menjadi aktivitas yang menyenangkan karena dilakukan dengan iringan musik dan gerakan yang ringan.Selain membantu tubuh tetap aktif, aktivitas ini juga bermanfaat untuk:Melatih keseimbangan tubuhMeningkatkan koordinasi gerakMenjaga kelenturan tubuhMembantu mengurangi stresKegiatan bersama kelompok juga dapat membantu lansia tetap aktif secara sosial.4. BerenangBerenang termasuk olahraga yang baik untuk lansia karena gerakannya relatif ringan bagi sendi.Manfaat berenang antara lain:Memperkuat ototMenjaga kesehatan sendiMelancarkan peredaran darahMendukung kesehatan jantung dan paru-paruOlahraga air juga membantu mengurangi tekanan pada lutut dan tulang belakang sehingga terasa lebih nyaman. Tips Aman Berolahraga untuk LansiaAgar aktivitas fisik tetap aman dan nyaman, beberapa hal berikut perlu diperhatikan:Pilih olahraga sesuai kondisi tubuhMulai dengan intensitas ringanLakukan pemanasan dan pendinginanGunakan pakaian dan alas kaki yang nyamanMinum cukup airBeristirahat jika merasa lelah atau pusingKonsultasikan dengan dokter jika memiliki penyakit tertentuYang terpenting, olahraga dilakukan secara rutin dan tidak berlebihan. Tetap Aktif untuk Menjaga Kualitas HidupAktivitas fisik tidak harus berat untuk memberikan manfaat bagi tubuh. Gerakan sederhana yang dilakukan rutin dapat membantu lansia tetap sehat, bugar, dan lebih mandiri dalam menjalani keseharian.Dengan memilih aktivitas yang aman dan menyenangkan, lansia dapat menikmati masa tua dengan tubuh yang lebih sehat, pikiran lebih segar, dan kualitas hidup yang lebih baik. Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan
-
KesehatanSendi Sering Nyeri & Kaku? Waspada Rheumatoid Arthritis!
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya! Nyeri dan kaku pada sendi sering dianggap sebagai keluhan biasa akibat kelelahan atau faktor usia. Namun, jika keluhan terjadi terus-menerus, terutama di pagi hari, kondisi ini bisa menjadi tanda rheumatoid arthritis.Rheumatoid arthritis merupakan penyakit autoimun yang dapat menyebabkan peradangan sendi secara kronis. Jika tidak ditangani dengan baik, penyakit ini dapat merusak sendi dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Apa Itu Rheumatoid Arthritis?Rheumatoid arthritis adalah penyakit autoimun, yaitu kondisi ketika sistem kekebalan tubuh justru menyerang jaringan tubuh sendiri, terutama lapisan sendi.Akibatnya, sendi mengalami:PeradanganPembengkakanNyeriKekakuanDalam jangka panjang, peradangan dapat merusak sendi bahkan memengaruhi organ tubuh lain.Penyakit ini lebih sering dialami wanita, terutama pada usia 40–60 tahun, dan biasanya menyerang kedua sisi tubuh secara bersamaan. Penyebab dan Faktor RisikoPenyebab pasti rheumatoid arthritis belum diketahui secara pasti. Namun, kondisi ini diduga berkaitan dengan gangguan sistem imun yang dipengaruhi beberapa faktor risiko, seperti:MerokokObesitasPaparan bahan kimia seperti asbes dan silikaInfeksi tertentuCedera pada sendiFaktor genetik atau keturunanFaktor-faktor tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya peradangan pada sendi. Gejala Rheumatoid Arthritis yang Perlu DiwaspadaiGejala rheumatoid arthritis biasanya berkembang secara perlahan dan dapat memburuk seiring waktu.Beberapa keluhan yang sering muncul antara lain:Nyeri sendiBengkak pada sendiSendi terasa hangat dan kemerahanKaku pada sendi, terutama di pagi hariMudah lelahSulit bergerakKekakuan sendi pada rheumatoid arthritis umumnya berlangsung cukup lama setelah bangun tidur. Keluhan yang Sering Terjadi pada KakiRheumatoid arthritis juga sering menyerang area kaki dan pergelangan kaki. Keluhan yang dapat muncul meliputi:Nyeri saat berjalanNyeri yang terasa lebih berat saat naik tanjakanNyeri pada tumit atau tulang keringPerubahan bentuk kakiSulit menggunakan sepatu karena bentuk kaki berubahJika terus berlanjut, kondisi ini dapat mengganggu kemampuan berjalan dan aktivitas sehari-hari. Mengapa Rheumatoid Arthritis Tidak Boleh Diabaikan?Peradangan yang terjadi terus-menerus dapat menyebabkan kerusakan permanen pada sendi. Selain itu, rheumatoid arthritis juga dapat memengaruhi organ lain seperti:JantungParu-paruMataPembuluh darahKarena itu, diagnosis dan penanganan sejak dini sangat penting untuk membantu memperlambat kerusakan sendi. Cara Mengelola Rheumatoid ArthritisMeski belum dapat disembuhkan sepenuhnya, rheumatoid arthritis dapat dikontrol dengan penanganan yang tepat.Beberapa langkah yang biasanya dilakukan antara lain:Konsumsi obat sesuai anjuran dokterMenjaga berat badan idealRutin berolahraga ringanMenghindari rokokIstirahat yang cukupFisioterapi bila diperlukanKontrol rutin ke dokterPenanganan yang tepat membantu mengurangi nyeri, menjaga fungsi sendi, dan meningkatkan kualitas hidup penderita. Pentingnya Mengenali Gejala Sejak DiniRheumatoid arthritis dapat berkembang perlahan dan sering tidak disadari pada tahap awal. Jangan abaikan jika sendi sering terasa nyeri, bengkak, atau kaku, terutama bila keluhan terjadi berulang dan mengganggu aktivitas.Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang untuk mencegah kerusakan sendi yang lebih berat dan menjaga kualitas hidup tetap baik. Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan
-
KesehatanJangan Tunggu Tekanan Darah Naik! Cegah Hipertensi Mulai Sekarang
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Hipertensi atau tekanan darah tinggi sering disebut sebagai silent killer karena dapat muncul tanpa gejala yang jelas. Banyak orang baru menyadari dirinya mengalami hipertensi setelah muncul komplikasi seperti stroke, penyakit jantung, atau gangguan ginjal.Padahal, tekanan darah tinggi sebenarnya bisa dicegah dengan menerapkan gaya hidup sehat sejak dini. Perubahan kecil dalam kebiasaan sehari-hari dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil dan menurunkan risiko penyakit serius di masa depan. Kenapa Hipertensi Perlu Dicegah?Tekanan darah yang terus tinggi membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Jika berlangsung dalam waktu lama, kondisi ini dapat merusak pembuluh darah dan berbagai organ penting.Hipertensi yang tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko:StrokeSerangan jantungGagal ginjalGangguan penglihatanPenyakit pembuluh darahKarena sering tidak menimbulkan keluhan, pencegahan menjadi langkah yang sangat penting. Langkah Sederhana Mencegah Hipertensi1. Konsumsi Makanan SehatPola makan sehat membantu menjaga tekanan darah tetap normal. Perbanyak konsumsi:Buah-buahanSayuranMakanan tinggi seratProtein sehatNutrisi yang seimbang membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.2. Batasi Asupan GaramTerlalu banyak garam dapat membuat tubuh menahan cairan sehingga tekanan darah meningkat.Beberapa sumber garam berlebih yang perlu dibatasi antara lain:Makanan instanFast foodCamilan asinMakanan olahanMengurangi konsumsi garam menjadi salah satu cara paling efektif untuk mencegah hipertensi.3. Kurangi Konsumsi Kafein BerlebihanKafein dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah sementara pada sebagian orang. Karena itu, konsumsi kopi, teh, atau minuman berkafein sebaiknya tetap dalam jumlah wajar.4. Berhenti MerokokMerokok dapat merusak pembuluh darah dan membuat tekanan darah meningkat. Tidak hanya bagi perokok aktif, paparan asap rokok juga dapat membahayakan kesehatan orang di sekitarnya.Berhenti merokok membantu menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko hipertensi.5. Rutin BerolahragaAktivitas fisik membantu memperkuat jantung sehingga jantung dapat memompa darah lebih efisien.Olahraga ringan yang dapat dilakukan antara lain:Jalan kakiBersepedaJoggingSenamBerenangLakukan olahraga secara rutin minimal 30 menit setiap hari.6. Jaga Berat Badan IdealBerat badan berlebih membuat jantung bekerja lebih keras sehingga meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.Menjaga berat badan ideal melalui pola makan sehat dan olahraga dapat membantu menurunkan risiko hipertensi.7. Batasi Konsumsi AlkoholKonsumsi alkohol berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah dan memengaruhi kesehatan jantung. Membatasi atau menghindari alkohol membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.8. Kurangi Lemak JenuhMakanan tinggi lemak jenuh dapat menyebabkan penumpukan lemak pada pembuluh darah dan meningkatkan risiko hipertensi.Pilih makanan yang lebih sehat seperti:IkanKacang-kacanganDaging tanpa lemakMakanan rendah lemak Mulai dari Kebiasaan KecilMencegah hipertensi tidak harus dilakukan dengan cara yang rumit. Kebiasaan sederhana seperti makan sehat, cukup minum air putih, tidur cukup, dan rutin bergerak sudah menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan tubuh.Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan
-
KesehatanJangan Anggap Sepele! Ini Orang yang Rentan Tekanan Darah Tinggi
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Hipertensi atau tekanan darah tinggi sering disebut sebagai silent killer karena kerap tidak menimbulkan gejala, tetapi dapat menyebabkan komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung, hingga gangguan ginjal.Banyak orang mengira hipertensi hanya dialami usia lanjut. Padahal, kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja, terutama jika memiliki faktor risiko tertentu. Karena itu, penting untuk mengenali kelompok yang lebih rentan mengalami tekanan darah tinggi agar pencegahan dapat dilakukan sejak dini. Apa Itu Hipertensi?Hipertensi adalah kondisi ketika tekanan darah berada di atas batas normal secara terus-menerus. Tekanan darah yang terlalu tinggi membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.Jika tidak terkontrol, hipertensi dapat merusak pembuluh darah dan organ-organ penting dalam tubuh. Siapa Saja yang Lebih Berisiko Mengalami Hipertensi?1. LansiaSemakin bertambah usia, pembuluh darah cenderung menjadi lebih kaku dan kurang elastis. Kondisi ini membuat tekanan darah lebih mudah meningkat.Karena itu, risiko hipertensi biasanya meningkat pada usia lanjut.2. Memiliki Riwayat Keluarga HipertensiFaktor keturunan juga berperan dalam meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Jika orang tua atau anggota keluarga memiliki hipertensi, risiko seseorang mengalami kondisi yang sama menjadi lebih besar.Meski demikian, gaya hidup sehat tetap dapat membantu menurunkan risiko tersebut.3. Berat Badan Berlebih atau ObesitasBerat badan berlebih membuat jantung harus bekerja lebih keras untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Akibatnya, tekanan darah dapat meningkat.Selain itu, obesitas juga sering berkaitan dengan gangguan metabolisme lain seperti diabetes dan kolesterol tinggi.4. Kurang Aktivitas FisikJarang bergerak atau kurang olahraga dapat membuat kesehatan jantung dan pembuluh darah menurun. Kondisi ini membuat jantung bekerja lebih berat sehingga meningkatkan risiko hipertensi.Aktivitas fisik yang rutin membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.5. Perokok Aktif Maupun PasifZat kimia dalam rokok dapat merusak pembuluh darah dan menyebabkan tekanan darah meningkat. Tidak hanya perokok aktif, orang yang sering terpapar asap rokok juga memiliki risiko lebih tinggi mengalami hipertensi.Karena itu, menghindari rokok sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.6. Sering Mengonsumsi Makanan AsinKonsumsi garam berlebihan dapat menyebabkan tubuh menahan lebih banyak cairan sehingga tekanan darah meningkat.Makanan tinggi garam yang perlu dibatasi antara lain:Makanan instanMakanan olahanCamilan asinFast foodMengurangi asupan garam menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah hipertensi.7. Memiliki Penyakit KronisBeberapa penyakit kronis dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, seperti:DiabetesGangguan ginjalPenyakit jantungKolesterol tinggiKarena itu, penderita penyakit kronis perlu rutin memantau tekanan darah dan menjalani pengobatan sesuai anjuran dokter. Kenapa Hipertensi Tidak Boleh Diabaikan?Hipertensi yang tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko berbagai komplikasi serius, seperti:StrokeSerangan jantungGagal ginjalGangguan penglihatanKerusakan pembuluh darahYang berbahaya, banyak penderita hipertensi tidak menyadari kondisinya karena sering tidak memiliki keluhan. Cara Mencegah Hipertensi Sejak DiniBeberapa langkah sederhana yang dapat membantu mencegah tekanan darah tinggi antara lain:Rutin berolahragaMenjaga berat badan idealMengurangi konsumsi garamBerhenti merokokMengelola stresTidur cukupRutin memeriksa tekanan darah Mengenali faktor risiko sejak dini membantu kita lebih waspada dan lebih cepat melakukan pencegahan. Jangan tunggu muncul komplikasi, mulai jaga kesehatan dari sekarang agar tekanan darah tetap terkontrol dan tubuh tetap sehat. Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan
-
KesehatanJangan Sampai Salah! Cara Aman Simpan & Olah Daging Qurban
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Hari Raya Idul Adha identik dengan pembagian dan pengolahan daging qurban. Namun, penyimpanan dan pengolahan daging yang kurang tepat dapat meningkatkan risiko kontaminasi bakteri dan gangguan kesehatan.Karena itu, penting untuk mengetahui cara menyimpan dan mengolah daging qurban dengan benar agar kualitasnya tetap terjaga, higienis, dan aman dikonsumsi oleh keluarga.Kenapa Penyimpanan Daging Perlu Diperhatikan?Daging merupakan bahan makanan yang mudah rusak jika tidak ditangani dengan baik. Suhu yang tidak sesuai dapat membuat bakteri berkembang lebih cepat dan menyebabkan:Bau tidak sedapPerubahan warna dan teksturPenurunan kualitas dagingRisiko keracunan makananPenanganan yang tepat membantu menjaga kesegaran daging lebih lama.Cara Aman Menyimpan Daging Qurban1. Tidak Perlu Mencuci Daging Sebelum DisimpanBanyak orang terbiasa mencuci daging sebelum dimasukkan ke kulkas atau freezer. Padahal, mencuci daging mentah justru dapat meningkatkan risiko penyebaran bakteri melalui percikan air ke area dapur.Sebaiknya daging langsung disimpan dalam kondisi bersih tanpa dicuci terlebih dahulu.2. Potong Sesuai PorsiSebelum disimpan, potong daging sesuai kebutuhan masak harian. Cara ini membuat daging lebih praktis digunakan dan menghindari proses mencairkan seluruh stok berulang kali.Penyimpanan per porsi juga membantu menjaga kualitas daging tetap baik.3. Simpan di Freezer dengan Suhu yang TepatDaging qurban sebaiknya disimpan di dalam freezer dengan suhu ideal sekitar -18°C atau lebih dingin agar tetap awet dan kualitasnya terjaga.Gunakan wadah tertutup atau plastik khusus makanan untuk membantu mencegah kontaminasi dan menjaga kebersihan freezer.Cara Aman Mengolah Daging Qurban1. Gunakan Prinsip FIFOTerapkan prinsip First In First Out (FIFO), yaitu gunakan daging yang lebih dulu disimpan sebelum menggunakan stok yang baru.Cara ini membantu mencegah daging tersimpan terlalu lama di freezer.2. Cairkan Daging di Dalam KulkasDaging beku sebaiknya dicairkan secara perlahan di dalam kulkas, terutama di rak bagian bawah, menggunakan wadah tertutup.Metode ini membantu menjaga suhu tetap aman dan mencegah cairan daging mencemari makanan lain.3. Hindari Mencairkan Daging di Suhu RuangMembiarkan daging mencair di meja dapur atau suhu ruang dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri karena bagian luar daging lebih cepat hangat sementara bagian dalam masih beku.Cara ini dapat meningkatkan risiko kontaminasi makanan.4. Perhatikan Waktu PencairanSebagai gambaran, proses pencairan daging membutuhkan waktu sekitar:±24 jam untuk setiap 2,5 kg dagingKarena itu, keluarkan daging dari freezer lebih awal sebelum akan dimasak.5. Segera Masak Setelah DicairkanDaging yang sudah dicairkan sebaiknya segera dimasak maksimal dalam waktu 24 jam agar kualitas dan keamanannya tetap terjaga.Hindari membekukan kembali daging mentah yang sudah dicairkan karena dapat memengaruhi kualitas dan meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri.Nikmati Daging Qurban dengan Lebih Aman dan SehatDaging qurban dapat menjadi sumber protein yang baik jika ditangani dengan benar. Penyimpanan dan pengolahan yang tepat membantu menjaga kualitas daging tetap segar, higienis, dan aman dikonsumsi.Dengan menerapkan langkah sederhana ini, keluarga dapat menikmati hidangan Idul Adha dengan lebih sehat, nyaman, dan penuh kebahagiaan. Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan
-
KesehatanWaspada Hantavirus: Ancaman Virus dari Tikus yang Bisa Menyerang Paru dan Ginjal
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya! Hantavirus merupakan penyakit zoonosis yang ditularkan dari hewan ke manusia, terutama melalui rodensia seperti tikus dan mencit. Virus ini menjadi perhatian dunia kesehatan karena dapat menyebabkan gangguan serius pada paru-paru maupun ginjal. Meski belum sepopuler penyakit menular lainnya, Hantavirus tetap perlu diwaspadai karena tingkat kematiannya cukup tinggi pada kasus tertentu.Menurut FAQ Kementerian Kesehatan RI, Hantavirus termasuk virus dari genus Hantavirus dan famili Bunyaviridae yang menyebar melalui urin, tinja, atau air liur rodensia yang terinfeksi.Apa Itu Hantavirus?Hantavirus adalah virus yang menyerang manusia melalui paparan partikel udara yang terkontaminasi kotoran tikus. Penyakit ini terbagi menjadi dua bentuk utama, yaitu:Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) Menyerang paru-paru dan sistem pernapasan. Kasus ini banyak ditemukan di wilayah Amerika.Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) Menyerang ginjal dan dapat menyebabkan gagal ginjal akut. Umumnya ditemukan di Asia dan Eropa.Virus ini pertama kali diidentifikasi di Korea Selatan pada tahun 1978, setelah muncul ribuan kasus demam berdarah pada masa Perang Korea.Bagaimana Penularannya?Penularan Hantavirus umumnya terjadi ketika seseorang menghirup udara yang telah tercemar partikel dari urin, tinja, atau air liur tikus yang terinfeksi. Selain itu, penularan juga dapat terjadi melalui:Gigitan tikusKontak dengan luka terbukaMenyentuh benda yang terkontaminasiHingga saat ini, penularan dari manusia ke manusia masih sangat jarang ditemukan.Siapa yang Berisiko Terinfeksi?Beberapa aktivitas yang meningkatkan risiko terpapar Hantavirus antara lain:Membersihkan gudang atau rumah kosongBerkemah dan mendaki di area yang banyak tikusBekerja di area pertanian atau bangunan tuaMembersihkan tempat yang lama tidak digunakanLingkungan yang kotor dan banyak tikus menjadi faktor utama penyebaran virus ini.Gejala HantavirusGejala Hantavirus biasanya muncul dalam waktu 1–8 minggu setelah terpapar virus. Gejala awal sering menyerupai flu biasa, seperti:DemamSakit kepalaNyeri ototMualMenggigilPada kasus yang lebih parah, penderita dapat mengalami:Sesak napasBatuk beratTekanan darah rendahGangguan ginjalPenumpukan cairan di paru-paruKasus HPS diketahui memiliki tingkat kematian mencapai 40–50 persen jika tidak ditangani dengan cepat.Apakah Hantavirus Sudah Ada di Indonesia?Di Indonesia, penelitian mengenai Hantavirus masih terus dilakukan. Namun, beberapa studi menunjukkan adanya infeksi Hantavirus dan virus Seoul pada manusia maupun rodensia di berbagai wilayah Indonesia. Penelitian Kemenkes RI juga menemukan adanya rodensia pembawa Hantavirus di 29 provinsi.Pengobatan HantavirusHingga saat ini belum ada obat khusus maupun vaksin untuk Hantavirus. Pengobatan yang diberikan bersifat suportif, yaitu membantu meredakan gejala dan menjaga kondisi pasien tetap stabil. Karena itu, deteksi dini dan penanganan cepat sangat penting.Cara Mencegah HantavirusPencegahan utama Hantavirus adalah mengendalikan populasi tikus dan menjaga kebersihan lingkungan. Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:Menutup lubang tempat masuk tikusMenyimpan makanan di wadah tertutupMembersihkan rumah secara rutinMenggunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan area berdebuMemasang perangkap tikusSelain itu, hindari kontak langsung dengan urin, kotoran, maupun sarang tikus. Hantavirus adalah penyakit serius yang ditularkan melalui tikus dan dapat menyebabkan gangguan paru-paru maupun ginjal. Meski kasusnya tidak sebanyak penyakit menular lain, risiko komplikasi dan kematiannya cukup tinggi. Oleh karena itu, menjaga kebersihan lingkungan dan mengendalikan populasi tikus menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran virus ini. Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan
-
KesehatanLupus: Penyakit “Seribu Wajah” yang Sering Sulit Dikenali
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya! Lupus dikenal sebagai penyakit “seribu wajah” karena gejalanya sangat beragam dan sering menyerupai penyakit lain. Akibatnya, banyak penderita tidak menyadari bahwa keluhan yang dialami ternyata berkaitan dengan lupus.Penyakit ini dapat menyerang berbagai organ tubuh dan sering berkembang secara perlahan. Karena itu, penting untuk mengenali tanda-tandanya sejak dini agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat. Apa Itu Lupus?Lupus adalah penyakit autoimun, yaitu kondisi ketika sistem kekebalan tubuh justru menyerang jaringan dan organ tubuh sendiri. Akibatnya, terjadi peradangan yang dapat memengaruhi:KulitSendiGinjalParu-paruJantungOtakPembuluh darahLupus lebih sering dialami oleh wanita, terutama pada usia produktif. Faktor Pemicu Lupus yang Perlu DiwaspadaiPenyebab lupus belum diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa faktor yang diduga dapat memicu munculnya penyakit ini, antara lain:Faktor keturunan atau genetikPaparan sinar matahari berlebihanInfeksi tertentuPengaruh hormonPaparan asap rokok dan bahan kimiaPenggunaan obat-obatan tertentuPada sebagian orang, kombinasi beberapa faktor tersebut dapat memicu sistem imun menjadi terlalu aktif dan menyerang tubuh sendiri. Jenis Lupus yang Perlu Dikenali1. Systemic Lupus Erythematosus (SLE)Merupakan jenis lupus yang paling umum. SLE dapat menyerang banyak organ tubuh sekaligus, seperti kulit, sendi, ginjal, jantung, dan paru-paru.2. Lupus KulitJenis lupus yang terutama menyerang kulit dan biasanya menimbulkan ruam atau perubahan pada kulit.3. Lupus Akibat ObatDipicu oleh penggunaan obat tertentu. Gejala biasanya membaik setelah penggunaan obat dihentikan sesuai anjuran dokter.4. Lupus pada Bayi (Neonatal Lupus)Jenis lupus yang jarang terjadi pada bayi baru lahir akibat pengaruh antibodi dari ibu. Tanda-Tanda Lupus yang Sering DiabaikanGejala lupus bisa berbeda pada setiap orang dan sering muncul hilang timbul. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:Mudah lelah berlebihanRuam merah di wajah berbentuk kupu-kupuNyeri dan bengkak pada sendiDemam tanpa sebab jelasSensitif terhadap sinar matahariMulut dan mata terasa keringNyeri dada atau sesak napasRambut rontokSakit kepala dan sulit fokusKarena gejalanya mirip berbagai penyakit lain, lupus sering terlambat terdiagnosis. Mengapa Lupus Tidak Boleh Diabaikan?Jika tidak ditangani dengan baik, lupus dapat menyebabkan kerusakan organ yang serius, terutama pada ginjal, jantung, paru-paru, dan sistem saraf.Pada beberapa kasus, gejala dapat kambuh ketika penderita mengalami:StresKelelahanInfeksiPaparan sinar matahari berlebihanKarena itu, penderita lupus membutuhkan pemantauan dan pengobatan jangka panjang untuk membantu mengontrol penyakit.Lupus memang tidak selalu mudah dikenali, tetapi mengenali gejalanya sejak dini dapat membantu mencegah kondisi menjadi lebih berat. Jika mulai merasakan tanda-tanda yang mencurigakan, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan