Apa itu Miom? Bagaimana ciri-cirinya? Apa penyebab dan gejala Miom? Dan bagaimana langkah untuk pencegahannya?

Kesehatan
Apa itu Miom? Bagaimana ciri-cirinya? Apa penyebab dan gejala Miom? Dan bagaimana langkah untuk pencegahannya?
RS Pantinirmala

RS Pantinirmala

Administrator

Halo sobat Panti Nirmala!

Pada Healthy Article kali ini, kita akan memberikan beberapa informasi kesehatan yang akan dijabarkan oleh salah satu dokter hebat dari Poliklinik Obgyn (Kandungan dan Kebidanan) di RS Panti Nirmala yaitu dr. Kurnia Ariya Dinata, Sp.OG, MM mengenai topik apa itu Mioma Uteri? Bagaimana cirinya Miom? Dan langkah pencegahannya bagaimana?

Salam sehat sobat Nirmala, dimanapun berada bersama saya dr. Kurnia Ariya Dinata, Sp.OG MM Dokter Spesialis Obgyn (Kandungan & Kebidanan) di Rumah Sakit Panti Nirmala Kota Malang. Saat ini banyak keluhan dari para wanita yang tidak hanya ibu-ibu tapi juga para remaja yang mengeluh adanya nyeri saat menstruasi atau pendarahan yang berlebihan terkadang di luar siklus menstruasinya salah satu penyebabnya adalah Mioma Uteri.

Mioma Uteri adalah pertumbuhan sel atau tumor yang bersifat jinak dari otot dinding rahim secara tidak normal atau istilah sederhananya adalah daging tumbuh dalam Rahim, atau kalau diibaratkan seperti bakso. 

Secara garis besar ada 4 jenis Miom berdasarkan lokasinya,4

  • Yang pertama, dia tumbuh di agak keluar dari Rahim atau bisa kita sebut Mioma Subserosa.
  • Yang Kedua, tumbuh di dalam otot Rahim tersebut dan dapat kita sebut Mioma Intramular.
  • Yang Ketiga, ada juga mioma yang berdesak ke dalam rongga Rahim atau Mioma Submukosa.
  • Yang Keempat, ada juga ditemukan mioma yang bertangkai dia ini dapat tumbuh di dalam rongga Rahim atau bisa kita sebut dengan Mioma Geburt.

Bagaimana gejala Mioma Uteri?

karena Mioma Uteri ini di dalam otot rahim, tentu saja berhubungan dengan yang namanya menstruasi sehingga gejala yang pertama adalah jumlah darah saat menstruasinya jadi lebih banyak jadi lebih lama dan lebih lama dari siklus biasanya. Selanjutnya gejala yang kedua adalah dapat timbul juga perdarahan di luar siklus menstruasinya. Gejala yang ketiga yaitu bisa nyeri saat haid bahkan bisa sampai mengganggu aktivitas. Untuk gejala yang keempat jika terkadang tidak hilang saat istirahat, maka harus ditambah dengan mengkonsumsi obat-obatan yang telah dianjurkan dan diresepkan oleh dokter kepercayaan Anda untuk menghilangkan nyerinya. Ukuran Miom ini dapat membesar. Jika memang sampai ditemui apabila ukurannya sudah terlampau besar dia dapat mengganggu organ sekitar. Baik menekan saluran kemih sehingga terganggu saat untuk buang air kecilnya, dan dapat juga menekan saluran cerna otomatis mengganggu ke saluran pencernaan seperti buang air besar. Tapi Kembali lagi ke ukuran dan lokasi Miom tersebut. Yang bisa saja timbul tanpa adanya suatu gejalanya yang disebutkan tadi.



Mioma ini juga dapat timbul tanpa adanya gejala

Dimana Miom ini juga bisa saja tidak memberikan gejala-gejala yang seperti disebutkan tadi, baik karena ukuran miomnya yang kecil atau lokasinya itu tidak tumbuh di dalam rahim atau juga bisa saja agak tumbuh keluar Rahim. Sehingga tidak ada keluhan-keluhan seperti nyeri yang berlebihan atau pendarahan yang juga berlebih. Jadi terkadang juga ada  ibu-ibu atau para wanita yang tidak menyadari kalau sebenarnya dia mengalami permasalahan seperti itu. Bisa saja terdeteksi dan dapat diketahui saat kontrol secara tidak sengaja saat USG baik itu ke dokter umum atau ke dokter spesialis kepercayaan Anda.

 

Apa penyebabnya Miom?

Jadi si Miom ini kok bisa timbul untuk penyebabnya ini masih berupa teori ya, dimana bisa saja dari genetik yang merupakan bawaan dari si wanita tersebut. Miom ini juga biasa timbul saat usia produktif karena adanya ketidakseimbangan antara hormon-hormon yang berperan itu lebih ke hormon estrogen, yang sehingga dapat membuat pertumbuhan di dinding dalam rahim membuat suatu benjolan. Adapun faktor resiko lainnya juga bisa berupa lifestyle, gaya hidup yang kurang baik seperti merokok makan-makanan yang banyak zat kimia yang dimana mengandung pengawet atau seperti junk food dan lain-lainnya. Kalau sudah terdiagnosis Miom itu tadi, sobat Panti Nirmala tidak perlu terlalu kepikiran. Hal ini dapat terjadi karena beberapa factor yang telah disebutkan tadi seperti genetic, hormon, lifestyle atau bisa jadi dari penyebab lainnya. Tapi prinsipnya jika saat sudah diketahui pasien terdapat Miom, maka Apakah Miom ini perlu segera ditatalaksana atau akan kita (dokter) observasi terlebih dahulu. Jadi kami (dokter) akan menilai terlebih dahulu mulai dari ukurannya, bagaimana lokasinya, bagaimana gejala yang ditimbulkannya, bagaimana ada keluhan-keluhan yang berarti atau tidak yang sampai mengganggu aktivitas atau tidak. Jadi itu yang kita (dokter) nilai terlebih dahulu sehingga tata laksananya bisa kita rencanakan.

 

Apakah Miom dapat mengganggu kehamilan?

Jadi ini tergantung ya, tergantung tadi yang kita (dr. Kurnia Ariya Dinata, Sp.OG, MM) bicarakan dia (Miom) posisinya itu bagaimana? Ukurannya bagaimana, lokasi tumbuhnya yang disampaikan tadi ada dimana. Jadi kalau selagi itu tidak mengganggu jalur pertemuan antara sel sperma dan sel telur kenapa tidak bisa saja pasien tersebut tetap hamil. Tapi kalau ukurannya sudah besar dan lokasinya mengganggu jalur tadi atau menutupi itu akan terjadi permasalahan untuk proses kehamilan.

 

Bagaimana kalau diketahui Miom tersebut saat pasien sedang kontrol kehamilan dok?

Jadi sama seperti yang tadi kami (dr. Kurnia Ariya Dinata, Sp.OG, MM) bicarakan ya, maka akan dilakukan penilaian dahulu baik dari ukurannya, bagaimana lokasinya, dan lainnya. Jikalau masih aman maka akan kita (dokter) observasi saja, tidak perlu agresif kita lakukan untuk tindakan operatif. Jika saat melahirkan nanti apabila ada indikasi obstetric, dan kalau memang harus dilahirkan secara Sectio Caesaria (SC), maka setelah bayi tersebut lahir dan plasenta lahir, dokter akan melakukan evaluasi Miom tersebut apakah dapat dievakuasi atau tidak. Kalau ternyata lokasinya di dalam atau sulit untuk dokter evakuasi dan banyak seandainya, dan kemungkinan terjadi pendarahannya lebih besar, mungkin dapat dokter jadwalkan di kunjungan berikutnya saat kembali ke poliklinik.

Karena dokter juga harus mempersiapkan untuk tata laksananya, Miom tersebut apabila ukurannya masih kecil, tadi juga sudah disampaikan cukup dievaluasi dahulu, diobservasi dan dilakukan kunjungan berkala untuk menilai ada pembesaran atau tidak, serta dapat juga dokter akan memberikan terapi hormonal. Yang harapannya agar Miom tersebut tidak membesar bukan mengecil, karena yang sudah ada Miom tersebut tidak hilang, tapi apabila ukurannya besar atau sudah menimbulkan gejala seperti yang dijelaskan oleh dr. Kurnia Ariya Dinata, Sp.OG, MM tadi itu menimbulkan rasa nyeri yang berlebihan sampai timbul pendarahan yang banyak. Sehingga mungkin dapat dilakukan tindakan operasi, dan operasinya itu bisa dilakukan secara laparoskopi atau laparotomi.

“Laparoskopi merupakan prosedur pembedahan perut yang hanya melibatkan sayatan kecil. Sedangkan Laparotomi merupakan operasi terbuka pada perut untuk melihat kondisi di dalamnya.”

 

Lalu untuk tips pencegahannya bagaimana dok?

Dapatkan tips pencegahannya secara lebih lengkap di Health Magazine Vol. 1 Edisi Mioma Uteri di sini silakan isi form berikut untuk mendapatkan Health Magazine

Dari gejala tersebut bila tidak kunjung membaik sobat Nirmala dapat berkonsultasi maupun berkunjung ke dokter kepercayaan sobat Nirmala

Khusus di tanggal 11 dan 13 November 2023, ada Free Pemeriksaan USG Kandungan, kuota terbatas, dan informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor yang tertera


Di Poliklinik Obgyn RS Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, ada

  • dr. Pua Librana, Sp.OG(K), FisQua, praktek setiap Jum’at pukul 08.00-12.00 WIB, dan Selasa pukul 17.00-20.00 WIB
  • dr. Kurnia Ariya Dinata, Sp.OG,MM, praktek setiap Senin-Kamis pukul 11.00-13.00 WIB

*Informasi jadwal praktek dapat berubah sewaktu-waktu, selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran 

Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini 

Komentar (1)

Generic placeholder image
34.01htt8cpk5x66x7y87w75ar5p6@mail5u.pw
07 Apr, 2024
voluptatibus non dolorem voluptatibus facilis exercitationem ipsum. ut commodi sit placeat sed.

Artikel Lainnya

  • Kesehatan

    Jangan Anggap Sepele! Dampak Rokok Lebih Besar dari yang Kamu Kira

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya! Merokok sering dianggap sebagai kebiasaan biasa atau cara untuk mengurangi stres. Padahal, dampak rokok jauh lebih besar dari yang terlihat. Tidak hanya merusak kesehatan, rokok juga dapat memengaruhi kondisi sosial, ekonomi, hingga kesehatan mental seseorang.Bahayanya pun tidak hanya dirasakan oleh perokok aktif, tetapi juga orang-orang di sekitarnya yang ikut terpapar asap rokok. Dampak Rokok terhadap KesehatanRokok mengandung berbagai zat berbahaya yang dapat merusak tubuh secara perlahan. Kebiasaan merokok meningkatkan risiko berbagai penyakit serius, seperti: Penyakit Jantung dan StrokeZat kimia dalam rokok dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan tekanan darah sehingga risiko penyakit jantung dan stroke menjadi lebih tinggi. Gangguan PernapasanMerokok juga dapat menyebabkan gangguan pada paru-paru, seperti:Bronkitis kronisPenyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK)Penurunan fungsi paruPerokok biasanya lebih mudah mengalami batuk kronis dan sesak napas.KankerKebiasaan merokok berkaitan dengan meningkatnya risiko berbagai jenis kanker, terutama:Kanker paru-paruKanker mulutKanker tenggorokanKanker saluran pernapasan lainnya Gangguan Kehamilan dan Organ TubuhPada ibu hamil, paparan rokok dapat meningkatkan risiko gangguan pada janin. Selain itu, rokok juga dapat merusak berbagai organ tubuh secara bertahap.Dalam jangka panjang, merokok dapat menurunkan kualitas hidup dan meningkatkan risiko kematian dini. Dampak Sosial dari Kebiasaan MerokokAsap rokok tidak hanya berbahaya bagi perokok, tetapi juga bagi orang di sekitarnya.Membahayakan Perokok PasifOrang yang sering menghirup asap rokok juga memiliki risiko terkena penyakit, meski tidak merokok secara langsung.Kelompok yang paling rentan antara lain:Anak-anakIbu hamilLansia Memengaruhi Lingkungan SekitarKebiasaan merokok juga dapat membuat anak dan remaja menganggap rokok sebagai hal biasa sehingga meningkatkan risiko mereka ikut mencoba merokok.Selain itu, asap rokok dapat mengganggu kenyamanan orang lain di lingkungan rumah maupun tempat umum. Dampak PsikologisNikotin dalam rokok dapat menyebabkan kecanduan sehingga membuat seseorang sulit berhenti merokok.Selain itu, kebiasaan merokok juga dapat:Memicu rasa cemas dan stresMenurunkan rasa percaya diriMenjadi pelarian sementara dari masalahPadahal, rokok bukan solusi jangka panjang untuk mengatasi tekanan emosional. Berhenti Merokok adalah Investasi untuk Masa DepanBerhenti merokok memang tidak selalu mudah, tetapi manfaatnya sangat besar bagi kesehatan dan kualitas hidup.Beberapa manfaat yang bisa dirasakan setelah berhenti merokok antara lain:Napas terasa lebih legaRisiko penyakit menurunTubuh lebih bugarPengeluaran lebih hematKualitas hidup meningkatSelain melindungi diri sendiri, berhenti merokok juga membantu menjaga kesehatan keluarga dan orang-orang di sekitar.Mulai Langkah Kecil Hari IniMerokok bukan hanya berdampak pada paru-paru, tetapi juga memengaruhi banyak aspek kehidupan. Semakin cepat berhenti, semakin besar manfaat yang bisa dirasakan tubuh.Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Kesehatan

    Mengapa Sariawan Muncul di Bawah Lidah? Ini Faktor yang Bisa Memicu!

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya! Sariawan di bawah lidah sering menimbulkan rasa perih dan tidak nyaman, terutama saat makan, minum, atau berbicara. Meski umumnya bukan kondisi berbahaya, sariawan yang sering muncul atau sulit sembuh tetap perlu diperhatikan.Ada berbagai faktor yang dapat memicu munculnya sariawan di bawah lidah, mulai dari iritasi ringan hingga kondisi kesehatan tertentu. Kenapa Sariawan Bisa Muncul di Bawah Lidah?Bagian bawah lidah memiliki jaringan yang cukup sensitif sehingga lebih mudah mengalami iritasi atau luka. Ketika lapisan jaringan mulut mengalami gangguan, dapat muncul luka kecil yang terasa nyeri atau perih.Berikut beberapa faktor yang sering menjadi penyebab sariawan di bawah lidah.1. Cedera Ringan pada MulutCedera ringan menjadi salah satu penyebab paling umum sariawan.Luka dapat terjadi karena:Tidak sengaja tergigitMenyikat gigi terlalu kerasTerkena makanan yang keras atau tajamGesekan saat makanCedera kecil ini dapat memicu peradangan dan menyebabkan sariawan.2. Penggunaan Alat GigiBeberapa alat di dalam mulut juga dapat menyebabkan iritasi pada jaringan lidah dan mulut, seperti:Kawat gigiRetainerGigi palsuTambalan gigi yang permukaannya tidak halusGesekan yang terjadi terus-menerus dapat menimbulkan luka dan sariawan.3. Perubahan HormonPerubahan hormon pada wanita dapat meningkatkan risiko sariawan, terutama saat:MenstruasiKehamilanMenopausePerubahan hormon dapat membuat jaringan mulut menjadi lebih sensitif dan mudah mengalami iritasi.4. Paparan Bahan KimiaBeberapa kandungan dalam produk perawatan mulut dapat memicu iritasi pada jaringan mulut.Salah satunya adalah sodium lauryl sulfate (SLS), bahan yang sering ditemukan pada:Pasta gigiObat kumurPada sebagian orang, bahan ini dapat memicu munculnya sariawan.5. Konsumsi Makanan TertentuMakanan yang terlalu pedas, panas, atau asam dapat mengiritasi jaringan mulut dan memicu luka di bawah lidah.Beberapa contoh makanan yang dapat menjadi pemicu antara lain:Makanan pedasJeruk dan makanan asamMakanan atau minuman terlalu panasKonsumsi berlebihan dapat membuat mulut lebih mudah mengalami iritasi.6. Kekurangan NutrisiKurangnya asupan nutrisi tertentu dapat melemahkan lapisan pelindung mulut sehingga lebih mudah terjadi sariawan.Nutrisi yang berperan penting antara lain:Vitamin B3Vitamin B12Vitamin CZat besiAsam folatKarena itu, pola makan bergizi seimbang penting untuk menjaga kesehatan mulut.7. Alergi MakananPada beberapa orang, reaksi alergi terhadap makanan tertentu dapat memicu munculnya sariawan.Makanan yang sering memicu alergi misalnya:SusuTelurMakanan lautJika sariawan sering muncul setelah mengonsumsi makanan tertentu, kondisi ini perlu diperhatikan lebih lanjut.8. Infeksi BakteriInfeksi bakteri tertentu juga dapat berkaitan dengan munculnya sariawan, salah satunya bakteri Helicobacter pylori yang dikenal sebagai penyebab gangguan lambung.Infeksi dapat memengaruhi kondisi kesehatan mulut dan memicu peradangan.9. StresStres dan tekanan emosional dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh menjadi lebih rentan mengalami sariawan.Kurang istirahat dan kelelahan juga dapat memperburuk kondisi ini. Jaga Kesehatan Mulut Sejak DiniMenjaga kebersihan mulut, mengonsumsi makanan bergizi, dan menghindari pemicu iritasi dapat membantu mencegah sariawan muncul kembali.Jangan abaikan sariawan yang terus berulang, karena deteksi dini dan perawatan yang tepat dapat membantu mencegah gangguan kesehatan yang lebih serius. Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Kesehatan

    Cegah Hepatitis Sejak Dini: Terapkan Hidup Bersih dan Sehat Setiap Hari

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya! Hepatitis merupakan peradangan pada hati yang dapat disebabkan oleh infeksi virus, pola hidup tidak sehat, maupun faktor lainnya. Penyakit ini perlu diwaspadai karena dapat berkembang menjadi gangguan hati yang serius jika tidak dicegah dan ditangani dengan baik.Selain melalui imunisasi, pencegahan hepatitis juga dapat dilakukan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara rutin dapat membantu mengurangi risiko penularan dan menjaga kesehatan hati. Apa Itu Hepatitis?Hepatitis adalah kondisi peradangan pada organ hati. Beberapa jenis hepatitis disebabkan oleh virus, seperti:Hepatitis AHepatitis BHepatitis CHepatitis DHepatitis EPenularannya dapat terjadi melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi, kontak dengan darah atau cairan tubuh, hingga penggunaan alat pribadi secara bergantian.Gejala hepatitis dapat berupa:Mudah lelahMual dan muntahNyeri perutKulit dan mata menguningUrine berwarna gelapNafsu makan menurunPada beberapa kasus, hepatitis juga bisa muncul tanpa gejala sehingga sering tidak disadari. Cara Mencegah Hepatitis Sejak Dini1. Jaga Kebersihan DiriMencuci tangan dengan sabun dan air mengalir merupakan langkah sederhana tetapi sangat penting untuk membantu mencegah penularan hepatitis, terutama hepatitis A dan E.Biasakan mencuci tangan:Sebelum makanSetelah dari toiletSetelah beraktivitas di luar rumahSebelum mengolah makananKebiasaan ini membantu mengurangi risiko masuknya kuman dan virus ke dalam tubuh.2. Konsumsi Makanan yang AmanMakanan yang tidak higienis dapat menjadi salah satu sumber penularan hepatitis.Beberapa hal yang perlu diperhatikan:Cuci bahan makanan hingga bersih sebelum dimasakPastikan makanan dimasak matang sempurnaHindari makanan mentah yang kebersihannya tidak terjaminGunakan air bersih untuk memasak dan minumPola konsumsi yang aman membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan dan hati.3. Perhatikan Kebersihan LingkunganLingkungan yang bersih membantu mengurangi risiko penyebaran berbagai penyakit, termasuk hepatitis.Pastikan untuk:Menjaga kebersihan rumahMengelola sampah dengan baikMenggunakan sumber air yang bersihMenjaga kebersihan kamar mandi dan dapurLingkungan yang sehat mendukung kesehatan seluruh anggota keluarga.4. Terapkan Pola Hidup SehatMenjaga daya tahan tubuh juga penting untuk membantu tubuh melawan infeksi.Beberapa langkah yang dapat dilakukan:Konsumsi makanan bergizi seimbangRutin berolahragaTidur dan istirahat yang cukupKelola stres dengan baikTubuh yang sehat membantu fungsi organ hati tetap optimal.5. Hindari Berbagi Barang PribadiBeberapa jenis hepatitis dapat menular melalui darah atau cairan tubuh. Karena itu, hindari menggunakan barang pribadi secara bergantian, seperti:Sikat gigiAlat cukurJarum suntikAlat tindik atau tato yang tidak sterilKebiasaan ini membantu mengurangi risiko penularan hepatitis B dan C.6. Hindari Kebiasaan BerisikoKonsumsi alkohol berlebihan dan penggunaan obat atau narkoba tanpa pengawasan dapat merusak hati dan meningkatkan risiko hepatitis.Menjaga pola hidup sehat dan menghindari kebiasaan berisiko menjadi langkah penting untuk melindungi kesehatan hati dalam jangka panjang. Mulai dari Kebiasaan SederhanaHepatitis dapat dicegah dengan langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten setiap hari. Menjaga kebersihan, mengonsumsi makanan sehat, dan menerapkan pola hidup sehat bukan hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga membantu menjaga kesehatan orang-orang di sekitar kita. Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Kesehatan

    Lansia Tetap Aktif dan Bugar: Pilihan Aktivitas Fisik yang Aman dan Menyenangkan

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Memasuki usia lanjut bukan berarti harus berhenti aktif bergerak. Justru, aktivitas fisik yang rutin dan sesuai kemampuan sangat penting untuk membantu lansia menjaga kesehatan tubuh, kebugaran, serta kualitas hidup sehari-hari.Tetap aktif dapat membantu lansia merasa lebih sehat, mandiri, dan nyaman menjalani aktivitas. Selain baik untuk fisik, olahraga juga membantu menjaga suasana hati dan kesehatan mental. Kenapa Lansia Perlu Tetap Aktif?Seiring bertambahnya usia, fungsi tubuh secara alami akan mengalami penurunan, seperti:Otot menjadi lebih lemahSendi terasa kakuKeseimbangan tubuh menurunRisiko penyakit kronis meningkatKarena itu, aktivitas fisik membantu menjaga tubuh tetap kuat dan mencegah penurunan fungsi tubuh terjadi lebih cepat.Manfaat olahraga rutin bagi lansia antara lain:Menjaga kesehatan jantungMemperkuat otot dan tulangMelancarkan peredaran darahMenjaga keseimbangan tubuhMengurangi risiko jatuhMembantu menjaga berat badanMeningkatkan kualitas tidur dan suasana hati Pilihan Aktivitas Fisik yang Aman untuk Lansia1. Jalan SantaiJalan santai menjadi salah satu aktivitas paling mudah dan aman dilakukan lansia. Aktivitas ini dapat membantu:Meningkatkan staminaMembakar kaloriMenjaga kesehatan jantungMelancarkan sirkulasi darahJalan santai bisa dilakukan di pagi atau sore hari dengan durasi yang disesuaikan kondisi tubuh.2. BersepedaBersepeda termasuk olahraga ringan yang baik untuk kesehatan sendi dan otot. Aktivitas ini juga membantu menjaga kesehatan jantung dan meningkatkan kebugaran tubuh.Namun, keamanan tetap perlu diperhatikan, seperti:Menggunakan sepeda yang nyamanMemilih jalur yang amanMenggunakan pelindung bila diperlukanTidak memaksakan diri jika tubuh lelah3. Dansa atau SenamSenam dan dansa dapat menjadi aktivitas yang menyenangkan karena dilakukan dengan iringan musik dan gerakan yang ringan.Selain membantu tubuh tetap aktif, aktivitas ini juga bermanfaat untuk:Melatih keseimbangan tubuhMeningkatkan koordinasi gerakMenjaga kelenturan tubuhMembantu mengurangi stresKegiatan bersama kelompok juga dapat membantu lansia tetap aktif secara sosial.4. BerenangBerenang termasuk olahraga yang baik untuk lansia karena gerakannya relatif ringan bagi sendi.Manfaat berenang antara lain:Memperkuat ototMenjaga kesehatan sendiMelancarkan peredaran darahMendukung kesehatan jantung dan paru-paruOlahraga air juga membantu mengurangi tekanan pada lutut dan tulang belakang sehingga terasa lebih nyaman. Tips Aman Berolahraga untuk LansiaAgar aktivitas fisik tetap aman dan nyaman, beberapa hal berikut perlu diperhatikan:Pilih olahraga sesuai kondisi tubuhMulai dengan intensitas ringanLakukan pemanasan dan pendinginanGunakan pakaian dan alas kaki yang nyamanMinum cukup airBeristirahat jika merasa lelah atau pusingKonsultasikan dengan dokter jika memiliki penyakit tertentuYang terpenting, olahraga dilakukan secara rutin dan tidak berlebihan. Tetap Aktif untuk Menjaga Kualitas HidupAktivitas fisik tidak harus berat untuk memberikan manfaat bagi tubuh. Gerakan sederhana yang dilakukan rutin dapat membantu lansia tetap sehat, bugar, dan lebih mandiri dalam menjalani keseharian.Dengan memilih aktivitas yang aman dan menyenangkan, lansia dapat menikmati masa tua dengan tubuh yang lebih sehat, pikiran lebih segar, dan kualitas hidup yang lebih baik. Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Kesehatan

    Sendi Sering Nyeri & Kaku? Waspada Rheumatoid Arthritis!

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya! Nyeri dan kaku pada sendi sering dianggap sebagai keluhan biasa akibat kelelahan atau faktor usia. Namun, jika keluhan terjadi terus-menerus, terutama di pagi hari, kondisi ini bisa menjadi tanda rheumatoid arthritis.Rheumatoid arthritis merupakan penyakit autoimun yang dapat menyebabkan peradangan sendi secara kronis. Jika tidak ditangani dengan baik, penyakit ini dapat merusak sendi dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Apa Itu Rheumatoid Arthritis?Rheumatoid arthritis adalah penyakit autoimun, yaitu kondisi ketika sistem kekebalan tubuh justru menyerang jaringan tubuh sendiri, terutama lapisan sendi.Akibatnya, sendi mengalami:PeradanganPembengkakanNyeriKekakuanDalam jangka panjang, peradangan dapat merusak sendi bahkan memengaruhi organ tubuh lain.Penyakit ini lebih sering dialami wanita, terutama pada usia 40–60 tahun, dan biasanya menyerang kedua sisi tubuh secara bersamaan. Penyebab dan Faktor RisikoPenyebab pasti rheumatoid arthritis belum diketahui secara pasti. Namun, kondisi ini diduga berkaitan dengan gangguan sistem imun yang dipengaruhi beberapa faktor risiko, seperti:MerokokObesitasPaparan bahan kimia seperti asbes dan silikaInfeksi tertentuCedera pada sendiFaktor genetik atau keturunanFaktor-faktor tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya peradangan pada sendi. Gejala Rheumatoid Arthritis yang Perlu DiwaspadaiGejala rheumatoid arthritis biasanya berkembang secara perlahan dan dapat memburuk seiring waktu.Beberapa keluhan yang sering muncul antara lain:Nyeri sendiBengkak pada sendiSendi terasa hangat dan kemerahanKaku pada sendi, terutama di pagi hariMudah lelahSulit bergerakKekakuan sendi pada rheumatoid arthritis umumnya berlangsung cukup lama setelah bangun tidur. Keluhan yang Sering Terjadi pada KakiRheumatoid arthritis juga sering menyerang area kaki dan pergelangan kaki. Keluhan yang dapat muncul meliputi:Nyeri saat berjalanNyeri yang terasa lebih berat saat naik tanjakanNyeri pada tumit atau tulang keringPerubahan bentuk kakiSulit menggunakan sepatu karena bentuk kaki berubahJika terus berlanjut, kondisi ini dapat mengganggu kemampuan berjalan dan aktivitas sehari-hari. Mengapa Rheumatoid Arthritis Tidak Boleh Diabaikan?Peradangan yang terjadi terus-menerus dapat menyebabkan kerusakan permanen pada sendi. Selain itu, rheumatoid arthritis juga dapat memengaruhi organ lain seperti:JantungParu-paruMataPembuluh darahKarena itu, diagnosis dan penanganan sejak dini sangat penting untuk membantu memperlambat kerusakan sendi. Cara Mengelola Rheumatoid ArthritisMeski belum dapat disembuhkan sepenuhnya, rheumatoid arthritis dapat dikontrol dengan penanganan yang tepat.Beberapa langkah yang biasanya dilakukan antara lain:Konsumsi obat sesuai anjuran dokterMenjaga berat badan idealRutin berolahraga ringanMenghindari rokokIstirahat yang cukupFisioterapi bila diperlukanKontrol rutin ke dokterPenanganan yang tepat membantu mengurangi nyeri, menjaga fungsi sendi, dan meningkatkan kualitas hidup penderita. Pentingnya Mengenali Gejala Sejak DiniRheumatoid arthritis dapat berkembang perlahan dan sering tidak disadari pada tahap awal. Jangan abaikan jika sendi sering terasa nyeri, bengkak, atau kaku, terutama bila keluhan terjadi berulang dan mengganggu aktivitas.Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang untuk mencegah kerusakan sendi yang lebih berat dan menjaga kualitas hidup tetap baik. Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0

Tag