Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Kebiasaan merokok selama ini dikenal luas berdampak buruk pada kesehatan paru-paru dan jantung. Namun, banyak orang kurang menyadari bahwa rokok juga membawa risiko serius bagi kesehatan gigi dan mulut. Tidak hanya menyebabkan masalah kosmetik, merokok dapat mengganggu struktur dan fungsi mulut secara keseluruhan, bahkan meningkatkan risiko penyakit berbahaya.1. Kanker Mulut dan Lesi Pra-KankerSalah satu dampak paling serius dari merokok adalah meningkatnya risiko kanker mulut termasuk kanker lidah, bibir, pipi dalam, dan dasar mulut. Zat karsinogen dalam asap rokok dapat merusak sel-sel jaringan mulut dan memicu pertumbuhan sel kanker. Selain itu, merokok juga dapat menyebabkan leukoplakia, yaitu bercak putih di jaringan mulut yang berpotensi menjadi kanker.2. Bau Mulut yang Sulit HilangAsap rokok mengandung zat beracun yang membuat mulut menjadi kering dan memicu pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut yang tak sedap. Kekeringan mulut ini juga memperburuk kebersihan mulut karena saliva cairan yang membantu membersihkan bakteri menjadi berkurang.3. Risiko Sariawan dan Radang MulutMerokok meningkatkan iritasi dan peradangan pada jaringan mulut, sehingga membuat bibir dan selaput lendir lebih rentan mengalami sariawan dan radang mulut. Kondisi mulut yang terus-menerus terpapar zat berbahaya ini dapat membuat luka sulit sembuh dan memperburuk kesehatan jaringan lunak mulut.4. Radang Kelenjar Ludah dan Luka pada Gigi/GusiPaparan zat beracun dalam asap rokok juga dapat menyebabkan radang kelenjar ludah dan gangguan pada struktur gusi. Merokok telah terbukti menghambat aliran darah dan oksigen ke gusi, sehingga memperlambat penyembuhan setelah prosedur gigi seperti pencabutan dan meningkatkan risiko infeksi.5. Napas Tidak Sedap dan Perubahan SuaraKekeringan mulut akibat merokok tidak hanya memicu bau mulut yang berkelanjutan, tetapi juga dapat memengaruhi suara. Rokok mengeringkan tenggorokan sehingga suara bisa menjadi serak atau berat.6. Bibir dan Jaringan Mulut yang RapuhNikotin dan bahan kimia lain dalam rokok dapat mengurangi elastisitas dan kesehatan jaringan bibir, yang membuatnya mudah pecah, bengkak, atau terasa tidak nyaman.6. Dampak Jangka Panjang pada Gigi dan GusiSelain efek-efek di atas, penelitian dan panduan medis juga menunjukkan bahwa merokok secara signifikan meningkatkan risiko:Penumpukan plak dan karang gigi yang lebih cepatPenyakit gusi (gingivitis dan periodontitis)Kerusakan enamel dan pembusukan gigiRisiko kehilangan gigiGangguan penyembuhan setelah perawatan gigi Deteksi Dini dan PencegahanKarena banyak dampak merokok pada mulut berkembang secara bertahap dan tanpa gejala awal yang jelas, penting bagi perokok dan mantan perokok untuk:Rutin melakukan pemeriksaan gigi setiap 6 bulanMemperhatikan tanda-tanda awal seperti luka mulut yang tak kunjung sembuhMenjaga kebersihan mulut dengan menyikat gigi, flossing, dan berkumurBerhenti merokok untuk mengurangi risiko komplikasi kesehatan mulut dan umum lainnya Merokok bukan hanya ancaman bagi paru-paru dan jantung kebiasaan ini juga memberikan dampak sangat serius pada kesehatan gigi dan mulut. Mulai dari bau mulut menahun, sariawan, radang gusi, sampai kanker mulut, semua bisa terjadi akibat paparan bahan berbahaya pada asap rokok. Memahami risiko ini dapat menjadi motivasi penting untuk berhenti merokok dan menjaga kesehatan mulut secara menyeluruh. Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Paru Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Henny Candrawati, M.Kes,Sp.P, praktek setiap hari Rabu & Jum'at pukul 14.00 - 17.00 WIB*dr. Resky Tantular, Sp.P(K), FAPSR, praktek setiap Senin & Jum’at pukul 16.00 - 18.00 WIB*dr. Ngakan Putu Parsama Putra,Sp.P(K), FISR,FAPSR praktek setiap Senin, Rabu & Jum'at pukul 19.00 - 20.00 WIB*dr. Paulus Wibowo, Sp.P, praktek setiap Senin - Jum’at pukul 19.00 - 20.00 WIB*Dr. dr. Jani Jane Rosihaningsih Sugir, Sp.P(K), FISR, FAPSR, praktek setiap Selasa pukul 17.00 - 21.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Keracunan makanan sering kali terjadi bukan hanya di luar rumah tetapi juga di dapur sendiri. Padahal, kasus yang bisa menimbulkan gangguan kesehatan serius ini bisa dicegah dengan langkah sederhana. Penting bagi setiap keluarga memahami cara menangani, mengolah, dan menyimpan makanan dengan benar agar tetap aman dikonsumsi. Berikut ini panduan lengkap yang mudah diterapkan di rumah. Kenali Risiko Keracunan MakananKeracunan makanan dapat disebabkan oleh bakteri, virus, atau toksin yang mencemari makanan. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, namun anak kecil, lansia, dan orang dengan daya tahan tubuh lemah lebih rentan. Gejala umumnya meliputi mual, muntah, diare, sakit perut, hingga demam.Langkah pencegahan yang tepat dimulai dari keamanan pangan di rumah, terutama dalam hal pengolahan dan penyimpanan makanan. 1. Cuci Tangan dan Peralatan dengan BersihLangkah paling awal dan penting adalah mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah menyiapkan makanan. Tangan yang bersih dapat mencegah penyebaran kuman dari permukaan atau makanan mentah ke makanan yang sudah siap santap.Selain tangan, pastikan peralatan seperti talenan, pisau, piring, dan wadah juga dicuci bersih. Bakteri dari daging atau sayuran mentah dapat berpindah jika peralatan tidak dibersihkan dengan benar. 2. Pisahkan Makanan Mentah dan MatangSalah satu penyebab keracunan adalah kontaminasi silang kondisi dimana bakteri dari bahan mentah berpindah ke makanan yang sudah matang. Untuk mencegahnya:Gunakan talenan berbeda untuk daging mentah dan sayuranSimpan bahan mentah terpisah dari makanan siap sajiDengan memisahkan bahan mentah dan matang, risiko pencemaran makanan dapat diminimalkan. 3. Masak Makanan Hingga Matang SempurnaMemastikan makanan matang secara merata merupakan kunci dari keamanan pangan. Bakteri, virus, dan parasit umumnya mati pada suhu tinggi. Oleh karena itu, makanan seperti daging, ayam, dan ikan harus dimasak hingga bagian dalamnya benar-benar matang.Apabila menggunakan thermometer makanan, suhu aman untuk daging merah adalah sekitar 63 °C, ayam 74 °C, dan ikan 63 °C sebelum dianggap aman dikonsumsi. 4. Simpan Makanan di Tempat yang TepatPenyimpanan yang salah dapat mempercepat pertumbuhan bakteri:Simpan makanan yang mudah rusak di kulkas atau freezerJangan biarkan makanan matang berada di suhu ruang lebih dari 2 jamSetelah dimasak, bungkus dan simpan sisa makanan dalam wadah tertutupMakanan yang dibiarkan terlalu lama di luar dapat menjadi media berkembang biak bakteri, yang bisa menyebabkan keracunan saat dikonsumsi. 5. Perhatikan Kebersihan Air Minum dan Bahan MentahAir yang digunakan untuk memasak atau diminum sebaiknya bersih dan aman. Air yang tercemar dapat membawa kuman ke dalam makanan atau minuman Anda. Selain itu, pilih bahan mentah yang segar dan masih dalam kondisi baik untuk mengurangi risiko pencemaran bakteri. 6. Kenali Tanda Makanan Tidak AmanBeberapa indikasi makanan yang mungkin sudah tidak aman dikonsumsi antara lain:Bau yang tidak sedapWarna atau tekstur berubahMuncul lendir atau jamurJika menemukan ciri-ciri tersebut, jangan ragu untuk membuang makanan tersebut demi mencegah risiko gangguan pencernaan. Menjaga keamanan pangan di rumah bukan hal yang rumit. Dengan langkah sederhana seperti mencuci tangan, memisahkan bahan makanan mentah dan matang, memasak hingga matang, serta menyimpan makanan dengan benar, keluarga Anda dapat terhindar dari risiko keracunan makanan. Edukasi dan kebiasaan baik ini sangat penting demi kesehatan keluarga dalam jangka panjang.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Gizi Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Ongko Susetia T, MNs, Sp.GK, praktek setiap hari Selasa, Rabu, & Jumat pukul 10.00 - 12.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Air merupakan salah satu komponen penting bagi tubuh manusia. Tanpa asupan air yang cukup, fungsi organ tubuh dapat terganggu, sehingga kesehatan secara keseluruhan berpotensi turun. Meski terlihat sederhana, minum air putih dengan jumlah yang tepat memiliki dampak besar bagi kondisi fisik, konsentrasi, pencernaan, hingga metabolisme tubuh Anda. Lalu, berapa banyak air putih yang ideal untuk diminum setiap hari? Mari kita bahas berdasarkan panduan kesehatan resmi. Mengapa Tubuh Kita Butuh Air?Air berperan dalam hampir semua proses biologis dalam tubuh, termasuk:Menjaga suhu tubuh tetap stabilMembantu proses pencernaan dan penyerapan nutrisiMelancarkan peredaran darah dan fungsi organMembantu pengeluaran sisa metabolisme melalui urin dan keringatKarena perannya yang begitu penting, kekurangan cairan tubuh bisa menyebabkan dehidrasi, yang ditandai dengan rasa haus ekstrem, pusing, lemas, hingga gangguan fungsi organ bila tidak segera diatasi. Berapa Banyak Air Putih yang Dibutuhkan per Hari?Tidak ada satu angka baku yang berlaku untuk semua orang, karena kebutuhan air tergantung pada usia, jenis kelamin, aktivitas fisik, iklim, dan kondisi kesehatan masing-masing individu. Namun, berdasarkan panduan kesehatan, konsumsi air minum yang sering disarankan adalah:Pria dewasa: sekitar 3,7 liter per hariWanita dewasa: sekitar 2,7 liter per hariJumlah tersebut mencakup semua sumber cairan yang berasal dari minuman maupun makanan yang kita konsumsi setiap hari. Air dari buah dan sayur juga turut menyumbang kebutuhan cairan tubuh. Kapan Kebutuhan Air Bisa Meningkat?Beberapa kondisi dan situasi dapat membuat kebutuhan air sehari-hari meningkat, antara lain:Aktivitas fisik yang intensCuaca panas atau lembapDemam, diare, atau muntahKondisi kesehatan tertentu seperti infeksi atau penyakit yang menyebabkan kehilangan cairan lebih cepatPada kondisi tersebut, sangat penting untuk menambah konsumsi air putih agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Cara Mengenali Tanda Tubuh Kekurangan AirDehidrasi ringan sampai sedang bisa dikenali melalui beberapa gejala berikut:Rasa haus berlebihanWarna urin gelapMulut keringPusing atau lelahJarangnya buang air kecilJika tanda-tanda ini muncul, segeralah memperbanyak minum air dan jika perlu konsultasikan dengan tenaga medis bila gejala tidak membaik. Tips Praktis untuk Mencukupi Kebutuhan AirAgar kebutuhan cairan tubuh terpenuhi, berikut beberapa tips sederhana yang bisa diterapkan:Bawa botol air minum setiap hari, terutama saat beraktivitas di luar rumah.Minum secara berkala, jangan menunggu rasa haus datang.Konsumsi buah dan sayur yang banyak mengandung air, seperti semangka, melon, dan timun.Tambahkan pengingat minum pada ponsel untuk membantu rutinitas hidrasi harian. Kebutuhan air minum setiap hari bervariasi tergantung individu, namun secara umum orang dewasa dianjurkan mengonsumsi sekitar 3,7 liter untuk pria dan 2,7 liter untuk wanita dari semua sumber cairan. Memenuhi kebutuhan cairan sangat penting bagi fungsi tubuh dan kesehatan secara keseluruhan. Dengan memperhatikan asupan air putih dan mengenali tanda dehidrasi, Anda dapat membantu tubuh tetap optimal dalam beraktivitas setiap hari.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Umum Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Lilis Lanawati, praktek setiap hari Senin,Selasa, Kamis, dan Sabtu pukul 08.00 - 13.00 WIB*dr. Ika Shanti Rosalina, MMRS, praktek setiap hari Rabu pukul 08.00 - 13.00 WIB*dr. Eryanto, praktek setiap hari Jum'at pukul 08.00 - 13.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Rematik atau radang sendi adalah kondisi yang dapat menyebabkan nyeri, kekakuan, dan pembengkakan pada persendian. Kondisi ini bisa menyerang siapa saja, tidak hanya usia lanjut, dan meskipun bisa diobati, rematik tidak selalu sepenuhnya hilang. Maka dari itu, langkah pencegahan sejak dini sangat penting untuk menjaga kesehatan sendi.Selain olahraga dan pemeriksaan medis, pilihan makanan tertentu juga dapat membantu mengurangi peradangan dan mendukung kesehatan sendi. Berikut ini beberapa makanan enak yang layak masuk menu harian Anda untuk membantu melawan rematik secara alami:1. Ikan Salmon: Kaya Omega-3 yang Anti-InflamasiIkan salmon merupakan salah satu sumber asam lemak omega-3 terbaik. Kandungan omega-3 membantu menurunkan kadar protein C-reaktif (CRP) dan interleukin-6, dua protein yang berperan dalam proses peradangan di dalam tubuh. Dengan demikian, konsumsi salmon secara teratur dapat membantu meredakan respons peradangan pada sendi.2. Teh Hijau: Antioksidan untuk Sendi SehatTeh hijau tidak hanya menyegarkan, tetapi juga kaya akan antioksidan epigallocatechin-3-gallate (EGCG). Senyawa ini mampu menghambat produksi molekul yang dapat menyebabkan kerusakan sendi. Menikmati segelas teh hijau setiap hari bisa menjadi kebiasaan sederhana yang membantu meredakan gejala rematik.3. Selai Kacang: Nikmat dan Menyehatkan SendiSelai kacang adalah camilan favorit banyak orang, tetapi ternyata juga bermanfaat bagi kesehatan sendi. Kandungan niacinamide alami pada selai kacang dan kacang-kacangan lain dapat membantu mendukung fungsi sendi yang sehat dan membantu mengurangi gejala peradangan.4. Produk Olahan Susu: Sumber Kalsium dan Vitamin DKalsium dan vitamin D sangat penting untuk kesehatan tulang dan sendi. Kekurangan kedua nutrisi ini dapat meningkatkan risiko masalah pada persendian. Produk olahan susu seperti yogurt, keju, atau susu rendah lemak dapat membantu memenuhi kebutuhan kalsium dan vitamin D tubuh sehingga mendukung struktur tulang dan sendi Anda.5. Anggur: Buah Segar yang Redakan PeradanganBuah anggur tidak hanya lezat, tapi juga sumber protein anti-inflamasi yang membantu mengurangi peradangan pada sendi. Senyawa tertentu dalam anggur dapat membantu meredakan rasa sakit akibat radang sendi. Menambah anggur sebagai camilan atau bagian dari salad buah dapat menjadi pilihan yang sehat dan enak. Mencegah rematik tidak selalu berarti harus menjauh dari makanan enak. Dengan memilih makanan yang tepat seperti ikan salmon, teh hijau, selai kacang, produk olahan susu, dan anggur Anda dapat tetap menikmati cita rasa sambil mendukung kesehatan sendi dan mengurangi peradangan secara alami.Ingatlah bahwa menu sehat sebaiknya dikombinasikan dengan gaya hidup aktif dan pemeriksaan kesehatan secara teratur untuk hasil terbaik dalam menjaga kesehatan persendian.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Gizi Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Ongko Susetia T, MNs, Sp.GK, praktek setiap hari Selasa, Rabu, & Jumat pukul 10.00 - 12.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Beberapa waktu terakhir, perhatian masyarakat tertuju pada varian Influenza A(H3N2) subclade K, yang sering disebut super flu. Namun kabar baiknya adalah situasi nasional masih terkendali dan tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan dibandingkan virus influenza lain yang sudah dikenal dan umum beredar. Apa Itu Influenza A(H3N2) Subclade K?Influenza A(H3N2) sendiri bukanlah virus baru ini adalah salah satu tipe virus influenza musiman yang sering menyerang setiap tahun. Subclade K adalah turunan genetis (varian) dari H3N2 yang terdeteksi pertama kali di luar negeri sekitar Agustus 2025, dan sejak itu telah menyebar ke puluhan negara di dunia, termasuk Indonesia. Deteksi Subclade K di IndonesiaKementerian Kesehatan RI melalui pemantauan genomik telah mengonfirmasi adanya kasus subclade K di Indonesia sejak Agustus 2025. Hingga awal Januari 2026, tercatat puluhan kasus subclade K terdeteksi di sejumlah provinsi, termasuk Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat.Sebagian besar kasus ini melibatkan pasien dengan gejala mirip flu musiman, seperti:DemamBatuk dan pilekSakit tenggorokanSakit kepalaTidak ada bukti saat ini bahwa subclade K menyebabkan penyakit yang lebih berat daripada influenza A(H3N2) varian lain yang sudah beredar. Tren Kasus di IndonesiaData terbaru menunjukkan tren kasus influenza secara keseluruhan cenderung menurun masuk awal tahun 2026. Meskipun subclade K terdeteksi di banyak wilayah, sebagian besar infeksi bersifat ringan hingga sedang dan dapat sembuh sendiri tanpa perawatan intensif.Kasus berat atau komplikasi yang serius lebih sering terjadi pada kelompok yang memiliki faktor risiko, seperti:LansiaOrang dengan penyakit penyerta (komorbid)Pada kelompok tersebut, influenza dapat memperburuk kondisi kesehatan yang sudah ada. Upaya Kementerian KesehatanKemenkes terus memperkuat surveilans dan pemantauan influenza nasional, termasuk pemeriksaan laboratorium, analisis genom virus, serta pengawasan di fasilitas kesehatan. Hal ini penting untuk memastikan tidak terjadi perubahan signifikan pada karakter virus yang dapat memengaruhi kesehatan masyarakat. Imbauan untuk MasyarakatAgar tetap sehat dan terlindungi, masyarakat dianjurkan untuk:Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) seperti mencuci tangan pakai sabun secara rutin.Istirahat cukup dan makan bergizi untuk menjaga daya tahan tubuh.Gunakan masker saat sakit untuk mengurangi penularan ke orang lain.Segera ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala berat atau berkepanjangan.Pertimbangkan vaksinasi influenza tahunan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan penderita penyakit penyerta. Varian Influenza A(H3N2) subclade K memang telah terdeteksi di Indonesia, tetapi tidak menunjukkan keparahan yang lebih tinggi dari flu biasa dan situasi nasional tetap terkendali. Tren infeksi bahkan menunjukkan penurunan dalam beberapa pekan terakhir. Masyarakat tetap disarankan menjaga kesehatan dan menerapkan PHBS untuk mengurangi risiko penularan influenza. Mengingat pentingnya pencegahan penyakit melalui imunisasi, RS Panti Nirmala menyediakan layanan vaksinasi dengan harga khusus.Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan