Tips Keamanan Pangan di Rumah: Cegah Keracunan Makanan untuk Keluarga
Halo sobat Panti Nirmala!
Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!
Keracunan makanan sering kali terjadi bukan hanya di luar rumah tetapi juga di dapur sendiri. Padahal, kasus yang bisa menimbulkan gangguan kesehatan serius ini bisa dicegah dengan langkah sederhana. Penting bagi setiap keluarga memahami cara menangani, mengolah, dan menyimpan makanan dengan benar agar tetap aman dikonsumsi. Berikut ini panduan lengkap yang mudah diterapkan di rumah.
Kenali Risiko Keracunan Makanan
Keracunan makanan dapat disebabkan oleh bakteri, virus, atau toksin yang mencemari makanan. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, namun anak kecil, lansia, dan orang dengan daya tahan tubuh lemah lebih rentan. Gejala umumnya meliputi mual, muntah, diare, sakit perut, hingga demam.
Langkah pencegahan yang tepat dimulai dari keamanan pangan di rumah, terutama dalam hal pengolahan dan penyimpanan makanan.
1. Cuci Tangan dan Peralatan dengan Bersih
Langkah paling awal dan penting adalah mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah menyiapkan makanan. Tangan yang bersih dapat mencegah penyebaran kuman dari permukaan atau makanan mentah ke makanan yang sudah siap santap.
Selain tangan, pastikan peralatan seperti talenan, pisau, piring, dan wadah juga dicuci bersih. Bakteri dari daging atau sayuran mentah dapat berpindah jika peralatan tidak dibersihkan dengan benar.
2. Pisahkan Makanan Mentah dan Matang
Salah satu penyebab keracunan adalah kontaminasi silang kondisi dimana bakteri dari bahan mentah berpindah ke makanan yang sudah matang. Untuk mencegahnya:
Gunakan talenan berbeda untuk daging mentah dan sayuran
Simpan bahan mentah terpisah dari makanan siap saji
Dengan memisahkan bahan mentah dan matang, risiko pencemaran makanan dapat diminimalkan.
3. Masak Makanan Hingga Matang Sempurna
Memastikan makanan matang secara merata merupakan kunci dari keamanan pangan. Bakteri, virus, dan parasit umumnya mati pada suhu tinggi. Oleh karena itu, makanan seperti daging, ayam, dan ikan harus dimasak hingga bagian dalamnya benar-benar matang.
Apabila menggunakan thermometer makanan, suhu aman untuk daging merah adalah sekitar 63 °C, ayam 74 °C, dan ikan 63 °C sebelum dianggap aman dikonsumsi.
4. Simpan Makanan di Tempat yang Tepat
Penyimpanan yang salah dapat mempercepat pertumbuhan bakteri:
Simpan makanan yang mudah rusak di kulkas atau freezer
Jangan biarkan makanan matang berada di suhu ruang lebih dari 2 jam
Setelah dimasak, bungkus dan simpan sisa makanan dalam wadah tertutup
Makanan yang dibiarkan terlalu lama di luar dapat menjadi media berkembang biak bakteri, yang bisa menyebabkan keracunan saat dikonsumsi.
5. Perhatikan Kebersihan Air Minum dan Bahan Mentah
Air yang digunakan untuk memasak atau diminum sebaiknya bersih dan aman. Air yang tercemar dapat membawa kuman ke dalam makanan atau minuman Anda. Selain itu, pilih bahan mentah yang segar dan masih dalam kondisi baik untuk mengurangi risiko pencemaran bakteri.
6. Kenali Tanda Makanan Tidak Aman
Beberapa indikasi makanan yang mungkin sudah tidak aman dikonsumsi antara lain:
Bau yang tidak sedap
Warna atau tekstur berubah
Muncul lendir atau jamur
Jika menemukan ciri-ciri tersebut, jangan ragu untuk membuang makanan tersebut demi mencegah risiko gangguan pencernaan.
Menjaga keamanan pangan di rumah bukan hal yang rumit. Dengan langkah sederhana seperti mencuci tangan, memisahkan bahan makanan mentah dan matang, memasak hingga matang, serta menyimpan makanan dengan benar, keluarga Anda dapat terhindar dari risiko keracunan makanan. Edukasi dan kebiasaan baik ini sangat penting demi kesehatan keluarga dalam jangka panjang.
Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Gizi Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, ada
dr. Ongko Susetia T, MNs, Sp.GK, praktek setiap hari Selasa, Rabu, & Jumat pukul 10.00 - 12.00 WIB*
Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417)
*Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktu
Download juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7
Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini
#MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan